Pria di Lubuklinggau Tewas Akhiri Hidup
FAKTA Pria di Lubuklinggau Akhiri Hidup, Ditemukan Sudah Membusuk, Sempat Cekcok Dengan Keluarga
Polisi langsung melakukan penyelidikan tewasnya pria berinisial NMFA yang ditemukan tewas tidak wajar rumahnya, Senin (11/13/2023) malam.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Polisi langsung melakukan penyelidikan tewasnya pria berinisial NMFA yang ditemukan tewas tidak wajar rumahnya, Senin (11/13/2023) malam.
Pemuda berusia 26 tahun ini ditemukan dalam kondisi keadaan meninggal dunia di rumahnya RT 01 Gang Pasir Kelurahan Majapahit Kecamatan Lubuklinggau Timur I.
Saat ditemukan NMFA dalam posisi meninggal dunia, kondisinya tergantung menggunakan l (8/12/2023) lalu karena saat ditemukan sudah dalam keadaan membusuk.
Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Sugito menyampaikan hasil olah TKP dan penyelidikan lapangan diduga korban murni meninggal dunia karena gantung diri.
"Hasil dugaan sementara murni bunuh diri, rumah posisi terkunci, tidak ada juga bekas luka, barang yang hilang juga tidak ada," ungkapnya saat memberikan keterangan pada Tribunsumsel.com.
Baca juga: Pendaftaran KPPS Ogan Ilir Pemilu 2024 Dibuka Mulai Hari ini, Berikut Dokumen Persyaratannya
Menurut cerita warga selama ini korban tinggal bersama ibunya dan kedua adiknya, namun sejak dua bulan lalu ibunya dan adiknya memilih pergi meninggalkan rumah.
"Keterangan warga sebelum tinggal seorang diri korban sempat ribut dengan ibunya dan kedua adiknya, ibunya pergi ke Bengkulu dan kedua adiknya tinggal tempat keluarganya," ungkapnya.
Sejak kejadian itu korban tinggal seorang seorang diri, kemudian diduga depresi akhirnya memilih mengakhiri hidup dengan gantung diri.
"Untuk kepastiannya belum bisa dipastikan tapi diduga itu penyebabnya itu (ribut dengan ibu dan adiknya)," bebernya.
Sugito mengungkapkan, sebelum ditemukan meninggal dunia sepekan lalu tepatnya hari Minggu korban sempat membersihkan daun pohon mangga.
"Kemudian pada Jumat (8/12/2023) kemarin sempat terlihat membersihkan rumput di depan rumahnya, sejak saat itu tidak terlihat lagi," ujarnya.
Sugito menuturkan penemuan jasad korban bermula saat bibiknya Yus datang ke rumah korban untuk mengantar beras dengan mie instant untuk jatah makan korban.
"Uwaknya (bibik) datang ngantar beras sama mie, setelah itu dipanggil -panggil tidak ada sahutan kemudian ngajak bu RT 01 dan pak RT 02 yang kebetulan berhadapan rumah," ungkapnya.
Karena posisi rumah semuanya terkunci pak RT 01 dan pak RT 02 langsung inisiatif mencongkel jendela kamar rumah korban.
"Mereka nyongkel jendela dengan linggis, setelah dibuka tercium bau busuk, lalat keluar dari jendela," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kronologi-Pria-di-Lubuklinggau-Akhiri-Hidup-Ditemukan-Sudah-Membusuk-Sempat-Cekcok-Dengan-Keluarga.jpg)