Berita Palembang

2 Pemuda Bawa Parang dan Celurit Ditangkap Buser Polsek Plaju, Ngaku Tertantang Tawuran

Dua pemuda membawa senjata tajam parang dan celurit ditangkap polisi buru sergap (buser) Polsek Plaju, Kamis (7/12/2023).

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPOKU/ANDYKA WIJAYA
Dua pemuda membawa senjata tajam parang dan celurit ditangkap polisi buru sergap (buser) Polsek Plaju, Kamis (7/12/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua pemuda membawa senjata tajam parang dan celurit ditangkap polisi buru sergap (buser) Polsek Plaju, Kamis (7/12/2023).

Kedua pemuda ini bernama Panji Z (20) warga Jalan Sabar Jaya Lorong Pasiran Kelurahan Mariana Ilir Kecamatan Banyuasin dan dan musuh tawuran inisial El (16), seorang pelajar, warga Jalan Ki Anwar Mangku Kelurahan Sentosa Kecamatan SU II, Palembang.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com grup Tribunsumsel.com, ditangkap kedua pemuda ini, berawal Polsek Plaju mendapatkan informasi dan pesan WhatsApp Banpol (bantuan polisi) yang mengatakan akan ada anak-anak muda melakukan aksi tawuran di wilayah hukum (wilkum) Polsek Plaju tepatnya Talang Putri.

Lalu, dari informasi tersebut, anggota reskrim Polsek Plaju, yang tengah melakukan hunting rutin, langsung menyisir tempat kejadian perkara (TKP).

Melihat petugas ramai turun ke TKP dengan mengenakan baju preman, belasan anak-anak pemuda yang hendak melakukan tawuran ini langsung berhamburan kabur.

Namun, dengan kesigapan petugas kedua pemuda ini, yang membawa celurit dan parang berhasil diamankan. Guna mempertanggung jawabkan ulahnya kedua langsung digelandang ke Plaju.

"Benar ditangkapnya kedua pemuda ini berawal saat Polsek Plaju mendapatkan wa Banpol yang mengatakan akan ada tawuran," kata Kapolsek Plaju, Iptu Hendri Permana Didampingi Kanit Res, Ipda Husin, Jumat (8/12/2023), saat menggelar perkara kedua pelaku tawuran ini

Lanjut Hendri, dari pesan Banpol tersebut, langsung ditindaklanjuti dan menyisir TKP.

"Alhasil saat di TKP belasan pemuda tersebut kabur. Dua pemuda ini berhasil diamankan berikut barang bukti sajam jenis celurit dan parang," katanya.

Dari keterangan keduanya, sambung Hendri, aksi tawuran ini bukan kali pertama terjadi di kawasan Wilkum Polsek Plaju, dan pernah ditindaklanjuti.

"Ini kali keduanya aksi tawuran di gelar pemuda ini. Pernah kita pernah aman dan belasan pemuda kita masukan ke panti Sosial. Dan kali ini kembali terjadi," katanya.

Ditambahkan Hendri, saat tawuran, pemuda - pemuda ini juga sering melakukan live instagram.

"Ya saat Tawuran belasan pemuda ini melakukan Tawuran dengan cara live intagram," tutupnya.

Sedangkan, salah satu pemuda yakni Panji, mengaku, dirinya tertantang melakukan aksi tawuran ini dan mencari jati diri.

"Sudah dua kali pak. Kalau saya sendiri merasa tertantang dengan tawuran ini, cari jati diri," katanya. (sripoku/andyka wijaya)

Baca berita lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved