Berita Viral
Pengakuan Teman Alung Bantu Bawa Jasad Fitria ke Ruko Kosong, Ditipu Ngakunya Kondisi Pingsan
Pengakuan terbaru teman Rahmat Agil alias Alung ikut angkat jasad Fitria kedalam ruko.
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Moch Krisna
TRIBUNSUMSEL.COM - Pengakuan terbaru teman Rahmat Agil alias Alung ikut angkat jasad Fitria kedalam ruko.
Seperti diketahui, Fitria Wulandari ditemukan tewas oleh warga dengan kondisi luka dan berdarah di sebuah ruko kosong di Jalan Semeru, Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu, (2/12/2023).
Fitria Wulandari tewas dibunuh oleh kekasihnya sendiri Rahmad Agil alias Alung.
Setelah mengetahui Wulan meninggal dunia, Alung lalu menghubungi temannya.
Adapun tujuan Alung menghubungi temannya itu yakni untuk membantunya mengeluarkan jasad Wulan.
Namun Alung tidak jujur kepada temannya soal kondisi Wulan yang sebenarnya.
Saat itu, Alung mengatakan kalau Wulan mengalami kecelakaan dan hendak diantarkan ke rumah keluarganya.
Mereka pun berbocengan bertiga menggunakan motor.
Rupanya teman Alung ini mengaku saat itu tubuh korban sudah dingin.
"Saat pakaikan korban jaket, teman pelaku merasakan badan korban sudah dingin," jelas Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso saat jumpa pers di Mako Polresta, Selasa (5/12/2023). Dikutip TribunnewsBogor.com
Hampir tiba di rumah korban, Alung pun kemudian berbalik arah.
Baca juga: Fakta Baru RA Tega Bunuh Fitria, Diputuskan Setelah Lakukan Hubungan Asusila, Ngaku Tak Niat Bunuh
Ia tak jadi membawa Wulan ke rumahnya dan malah membawanya ke ruko kosong tempat ia bekerja.
Jasad Wulan pun baru ditemukan pada Sabtu (2/12/2023).

Alasan Polisi Tak Menangkap Teman RA
Ternyata alasan polisi tidak menangkap teman Alung karena teman Alung mengaku juga ditipu oleh sang tersangka.
Kala diminta tolong untuk mengangkut Wulan, teman Alung diceritakan oleh Alung bahwa Wulan tak sadarkan diri karena kecelakaan.
"Sudah kita mintai keterangan (teman Alung). Untuk sementara keterangannya itu dimintai tolong oleh pelaku. Dan keterangannya, bahwa korban mengalami luka akibat kecelakaan motor," imbuh Kompol Rizka Fadhila dalam konferensi pers hari ini, Selasa (5/12/2023).
Rupanya Alung sempat membuang barang bukti yakni seprai berisi bercak darah Wulan.
"Berdasarkan keterangan dan alat bukti yang kami temukan, saat keluar dari penginapan, mereka bertiga ini, kondisi korban menggunakan jaket. Dan untuk alat yang sudah ada bercak darah segala macam, itu dibungkus pelaku dan dalam perjalanan dibuang ke tempat sampah. Sudah kamu lakukan pengecekan tapi sampai saat ini masih belum kita temukan," kata Kompol Rizka Fadhila.
Kini, akibat perbuatannya Alung pun diancam bui selama 15 tahun.
Baca juga: Ternyata Ini Alasan Fitria Ngotot Bertahan dengan RA Bukan Tak Mau Diputuskan, Takutkan Hal Ini
RA Ngaku Tak Niat Bunuh
Alung beri pengakuan mengejutkan usai menghilangkan nyawa kekasihnya dan menyimpan jasadnya di ruko kawasan Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Hal itu terungkap saat dirinya di pamerkan dalam rilis terbuka di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa (5/12/2023).
Kata Alung, dirinya tidak ada niat membunuh kekasihnya ini.
"Gaada niat membunuh," kata Alung kepada wartawan.
Baca juga: Terekam CCTV Kejamnya RA Bunuh Fitria Jasad Dibungkus Seprei Simpan di Ruko, Bercak Darah jadi Bukti
Selain memberikan pengakuan mengejutkan, Alung hanya bisa menunduk saat dipamerkan.
Dengan tangan diborgol, dirinya tak bisa berkutik saat menjadi tersangka pembunuhan wanita muda.
Polresta pun berkomitmen untuk terus menindak lanjuti kejahatan di Kota Bogor.
"Polresta berkomitmen menindaklanjuti kasus ini. Terhadap miras juga kita lakukan operasi maksimal karena salah satu akar kejahatan," tandasnya.
Korban Ditemukan Tewas Terluka
Didalam ruko, korban disekap oleh pacarnya sendiri dalam kondisi terluka parah.
Tubuhnya dibaringkan di meja kayu yang ada di dalam ruko kosong itu.
Bahkan, saat ditemukan wajah korban dalam kondisi penuh luka dan jasadnya sudah mengeluarkan bau tak sedap.
Alung yang sebagai juru parkir di lokasi sama, sengaja menyembunyikan jasad wanita di ruko kosong tersebut.
Namun pada malam harinya, Alung jujur serta mengantarkan Iwan ke ruko kosong tersebut.
"Kirain saya tidur, pas saya senterin mukanya udah biru, tangannya udah dingin," kata Irwan.
Iwan tak menyangka jika Alung tega membunuh anak gadisnya tersebut.
Jasad Ditutup Seprei
Kepada TribunnewsBogor.com, Iwan mengatakan, informasi yang didapat dari polisi, jika Wulan kemungkinan sudah tewas disebuah penginapan kawasan Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor atau sebelum jasadnya dibawa ke ruko tersebut.
"Itu (penginapannya) di Tanah Sareal masuknya. Itu malam itu juga (kamis) Mungkin pembunuhannya dilakuin di situ," kata Iwan kepada TribunnewsBogor.com saat dijumpai di kediamannya, Senin (4/12/2023).
Saat itu, kedatangan dari Wulan serta Alung, kekasihnya memang terekam kamera CCTV.
Kata Iwan, dari CCTV penginapan itu, anak beserta kekasihnya ini datang sekitar pukul 22.30 WIB.
Keduanya datang sesudah pergi nongkrong bersama.
"Nah dipenginapan ini ada CCTV pas si Alung sama anak saya dateng. Tapi pas diluar. Kalau di dalamnya gaada CCTV," tambah Iwan.
Keyakinan Iwan bahwa anaknya sudah tewas di penginapan diperkuat dengan temuan barang bukti hasil olah TKP pihak kepolisian.
Pihak kepolisian, sambung Iwan, menemukan sprei penginapan yang dibuang oleh Alung di Kawasan Cimanggu.
"Jadi saya dikasih tau sama kepolisian nemuin sprei. Itu penuh ama darah karena itu (sprei) ternyata digunakan oleh Alung buat ngebungkus anak saya kan," ungkap Iwan.
Beberapa orang yang berada di penginapan itu, sambung Iwan, mengaku melihat Alung sedang menggotong jasad anaknya yang dibungkus menggunakan sprei.
"Berarti posisinya ada di penginapan kan penganiayaannya. Nah terus waktu ngegotong dari penginapan ini ada saksi dari penginapan yang melihat," tambahnya.
Usai menggotong jasad Wulan serta membuang sprei berdarah itu dikawasan Cimanggu, Alung pun bergegas membawa jasad Wulan.
Saat itu, ternyata Alung tidak langsung menyimpannya di ruko Semeru melainkan membawa ke daerah dekat rumah Wulan.
"Nah terus katanya sempat dianterin ke sini (deket rumah). Itu posisinya sudah gaada nyawanya. Ya saat itu jam 1 an malah lah. Udah masuk jumat. Itu dimotot bertiya. Alung, anak saya, sama temennya Alung," ungkap Iwan.
Namun, jasad Wulan ini tak jadi diantarkan oleh Alung ke rumahnya.
Alung pun putar balik dan menyimpan jasad pacarnya di ruko tersebut.
"Dia mungkin takut atau apa. Langsung aja dibawa ke ruko itu," ujarnya.
Sabtu (2/12/2023) jasad Wulan pun ditemukan langsung oleh Iwan di ruko kosong tersebut.
"Saya samperin ke rukonya. Itu berempat. Saya, kakaknya, tersangka, sama bapaknya. Dibuka ruko keadaanya gelap. Terus kata saya teh mana si kakanya. Itu katanya di atas meja kan," ungkapnya.
"Terus disenter lah pake HP ama kakaknya. Itu dilantai satu. Pas dibuka ruko jadi langsung diatas meja. Pas disenterin saya astagfirullah kan. Mukanya sudah hancur. Itu posisi hidung. Saya ga tega. Karena badannya sudah biru," tandasnya.
Sebelum ditemukan dalam kondisi tewas, Fitria Wulandari dikabarkan menghilang oleh keluarganya sejak Kamis 30 November 2023.
Dua hari tak ada kabar, rupanya Wulan sudah tewas dalam ruko kosong di kawasan Semeru, Kota Bogor.
Alasan Fitria Pertahankan Hubungan
Alasan Fitria Wulandari bertahan dengan RA alias Alung hingga berujung dibunuh.
Seperti diketahui, Fitria Wulandari ditemukan tewas oleh warga dengan kondisi luka dan berdarah di sebuah ruko kosong di Jalan Semeru, Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu, (2/12/2023).
Fitri Wulandari tewas dibunuh oleh kekasihnya sendiri RA alias Alung.
Adapun motif RA tega menghabisi nyawa kekasihnya Kepada penyidik, Alung mengaku tega menghabisi nyawa Wulan karena korban tak mau diputusi olehnya.
Pengakuan RA ini rupanya dibantah oleh sahabat Wulan.
Sahabat Fitria ternyata tahu betul kondisi asmara Wulan dengan pelaku.
Tepatnya di hotel kawasan Kedungbadak, Tanah Sareal, Alung menghabisi nyawa wanita kesayangannya itu dengan keji.
"(Sebelum membunuh) Berantem, saya membekapnya (Wulan) pakai tangan doang, tangan kiri," akui Alung depan penyidik Polsek Bogor Barat.
Delta Gabriel salah satu sahabat Wulan mengurai curhatan terakhir korban sebelum meregang nyawa.
Ternyata selama ini Wulan tak tahan atas hubungannya dengan Alung.
"Gue masih ingat terakhir lu chat "selesai dari hubungan gue sama si R (ex), gue cuma pengin bahagia aja bay". Tapi kenapa ya lan, lu anak baik mesti ketemu sama si A (pelaku). Dia jahat banget, sampe bikin lu kesakitan," pungkas Delta Gabriel dikutip dari TribunnewsBogor.com unggahannya di Instagram, Selasa (5/12/2023).
Bukan tanpa alasan Wulan tidak bahagia selama nyaris satu tahun pacaran dengan Alung.
Betapa tidak, Wulan dilanda perasaan bersalah karena Alung selalu mengganggu pria yang dekat dengannya.
Padahal sudah beberapa kali Wulan alias Ulan ingin menyudahi hubungannya dengan Alung.
"Setiap cowonya minta udahan terus ulan dekat sama cowo lain pasti cowonya selalu kena sasaran sama dianya," ujar Delta.
Namun tiap kali Wulan hendak menjaga jarak dari Alung dan mencari pria baru, Alung akan bertindak keji.
Bahkan pemuda 20 tahun itu tak segan menghajar pria yang mendekati Wulan.
"Sebenarnya ulan tuh capek sama dianya (Alung), dia (Wulan) selalu ngeluh pengin udahan tapi dia selalu bilang "pengin udahan tapi kasihan sama orang yang nantinya dekat sama gue takut diapa-apain sama Alung. Takut kena sasaran lebih baik milih Alung, lebih baik ngorbanin diri sendiri daripada ke cowok yang ulan dekat," kata Delta Gabriel.
Kendati demikian, hal itu lah yang akhirnya membuat Wulan bertahan dan tetap pacaran dengan Alung.
Terlebih baru-baru ini Wulan pernah dibuat syok saat Alung menganiaya pria yang dekat dengannya.
Gara-gara perbuatannya itu, Alung pun sempat dipenjara selama dua bulan.
Cerita tersebut dibenarkan oleh ibunda Wulan, Trisna Marliani.
Diakui Trisna, pacar anaknya itu memang sosok yang kasar dan kejam.
"Si pelaku sempat penjara, di Bogor Barat. Gara-gara ada yang deketin korban, terus digebukin tuh, dia dipenjara dua Minggu," cerita Trisna Marliani.
Kendati Alung bersifat jahat, keluarga Wulan tetap memperlakukannya dengan baik.
Karenanya saat Alung dipenjara, keluarga Wulan terlebih ayah dan ibunya rajin menjenguknya.
Segala pengorbanan yang telah dilakukan keluarga Wulan itu nyatanya sia-sia. Sebab Alung tega membunuh Wulan.
"Sama saya, si pelaku di rangkul seperti keluarga sendiri, baru keluar dari penjara dia langsung ke rumah, disitu kan malah saya rangkul, malahan sewaktu di penjara saya tengok terus, ada sekitar 5-6 kali saya tengok dia (pelaku) sampe saya bawain nasi, rokok, pokoknya keperluan dia," akui Iwan.
Baca berita lainnya di Google News

Tribunsumsel.com
Fitria Wulandari
Rahmat Agil
Pengakuan Teman Alung
Wanita Muda Tewas di Ruko Kosong
Ini kata Lisa Mariana Soal Kelanjutan Proses Hukum Usai Hasil Tes DNA Anak Tak Identik Ridwan Kamil |
![]() |
---|
9 Tahun Pacaran Tak Kunjung Dinikahi, Wanita di Banyumas Gugat Mantan Kekasihnya Rp1 Miliar |
![]() |
---|
Nasib Dosen Wanita di Nias Lempar Skripsi ke Lantai Buat Mahasiswa Emosi, Kampus Bertindak |
![]() |
---|
Kondisi NAT Anak Ustaz Terkenal di Bandung yang Dianiaya Ayah, Ibu Tiri Hingga Nenek, Alami Trauma |
![]() |
---|
Sosok Bripda MA, Anggota Polda Banten yang Lempar Helm Pelajar SMK Hingga Kritis, Kini Dipatsus |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.