Berita Muara Enim untuk Rakyat
APBD KUA Muara Enim 2024 Direncanakan Tembus Rp 3 Triliun
Pembiayaan Netto dipergunakan menutup defisit sebesar Rp 133.721.483.868,00, sehingga sisa lebih pembiayaan dana (SILPA) Tahun Berkenaan sebesar Rp 0
TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Pemkab Muara Enim merencanakan untuk Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2024
sekitar Rp 3 Triliun lebih.
Hal tersebut terungkap pada saat Pj Bupati Muara Enim H Ahmad Rizali menyampaikan rangka penyampaian Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2024 kepada DPRD Kabupaten Muara Enim diruang rapat Banggar DPRFlD Kabupaten Muara Enim, Jumat (10/11/2023).
Dalam kegiatan tersebut, langsung diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Liono Basuki BSc didampingi Wakil Pimpinan Hadiono SH, Nino Andrian SE dan anggota Banggar DPRD Muara Enim.
Sedangkan dari eksekutif, juga dihadiri oleh Asisten I H Emran Trabrani, Plt Asisten III Tarmizi Ismalil, Kepala Bappeda Mat Kasrun, Kepala BPKAD Juli Jumatan Nuri, Kepala BKPSDM Harson Sunardi dan pihak terkait lainnya
Pj Bupati Muara Enim H Ahmad Rizali, mengatakan sebagai gambaran singkat substansi APBD KUA dan PPAS Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2024, dapat disampaikan pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 3.094.586.833.590,00, yang berasal dari pendapatan asli daerah sebesar Rp 301.138.065.793,00, Pendapatan transfer sebesar Rp 2.781.687.951.361,00, dan Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 11.760.916.434,00.
Baca juga: Diterbitkannya Perda Ponpes, Pemkab Muara Enim Dukung Pengembangan Ponpes
Baca juga: Kurangi Stunting,Pemkab Muara Enim Gelar Evaluasi Audit Kasus Stunting
Kemudian, untuk belanja daerah direncanakan sebesar Rp 3.228.303.417.458,00, terdiri dari belanja operasi sebesar Rp 2.265.953.656.431,00, belanja modal sebesar Rp 512.973.793.810,00 dan belanja tidak terduga sebesar Rp 15.000.000.000,00. Selanjutnya, belanja transfer sebesar Rp 434.380.967.217,00, dan Defisit anggaran sebesar Rp 133.721.483.868,00.
Untuk Penerimaan pembiayaan daerah, lanjut Rizali, direncanakan sebesar Rp 140.000.000.000,00, Pengeluaran pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp 6.278.516.132,00, dan Pembiayaan Netto sebesar Rp 133.721.483.868,00.
Pembiayaan Netto dipergunakan menutup defisit sebesar Rp 133.721.483.868,00, sehingga sisa lebih pembiayaan dana (SILPA) Tahun Berkenaan sebesar Rp 0.
“Kiranya dokumen Rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2024 dapat dibahas bersama untuk selanjutnya disepakati, sebagai bahan penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2024,” harap Rizali.
Baca berita menarik lainnya di google news
Berita Muara Enim untuk Rakyat Terupdate
Berita Muara Enim Untuk Rakyat
muara enim untuk rakyat
APBD KUA Muara Enim 2024
Inflasi Melandai, Muara Enim Mengalami Deflasi Minus 0.93 Persen |
![]() |
---|
Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Muara Enim Gelar Rakor Pengendalian Inflasi Daerah |
![]() |
---|
Kendalikan Inflasi, Pemkab Muara Enim Gencarkan Gelar Pasar Murah |
![]() |
---|
Masuki Masa Tenang, Bawaslu Tertibkan APK Para Peserta Pemilu 2024 |
![]() |
---|
Jelang Pemilu 2024, Pj Bupati Muara Enim Sidak Sembako |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.