Berita Muara Enim untuk Rakyat

Kendalikan Inflasi, Pemkab Muara Enim Gencarkan Gelar Pasar Murah

Pemkab Muara Enim kembali menggelar pasar murah di Kantor Kepala Desa Padang Bindu, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Shinta Dwi Anggraini
SRIPOKU/ARDANI ZUHRI
Pemkab Muara Enim kembali menggelar pasar murah di Kantor Kepala Desa Padangbindu, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim, Minggu (25/2/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM -- Dalam rangka pengendalian inflasi, Pemkab Muara Enim kembali menggelar pasar murah di Kantor Kepala Desa Padang Bindu, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim, Minggu (25/2/2024).

Kegiatan pasar murah tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Pj. Bupati Muara Enim, Dr. H. Ahmad Rizali, M.A., didampingi Pj. Ketua TP. PKK, Dr. dr. Hj. Rose Mafiana, Sp.An, Forkopimda, OPD terkait dan warga Benakat.

"Saya instruksikan kepada camat dan para kepala desa untuk menyalurkan produk secara merata bagi masyarakat di 6 desa dalam Kecamatan Benakat," tegas Rizali.

Menurut Pj. Bupati Muara Enim Ahmad Rizali menjelaskan bahwa kegiatan ini selain bertujuan untuk membantu meringankan daya beli masyarakat, juga dalam upaya menjaga stabilitas harga konsumen sehingga dapat menekan laju inflasi daerah.

Untuk itu, Pemkab Muara Enim bersama pemangku kepentingan lainnya, baik TNI maupun Polri serta didukung Kejaksaan Negeri berkomitmen menyukseskan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan dan juga Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Sumsel (GPISS) yang telah diluncurkan Gubernur Sumsel, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Sempat Dibuka Warga, Pembatas Jalur Kereta Api di Desa Manggul Lahat Kini Ditutup Tiang Batas

Lanjut Rizali, adapun beberapa produk pasar murah yang didistribusikan, yaitu beras 5 Kg seharga Rp 63 ribu, minyak goreng Rp 11 ribu perliter, gula pasir Rp 11 ribu perkilogram, tepung terigu Rp 8 ribu perkilogram, tepung tapioka Rp 8 ribu perbungkus.

Ada juga susu kental manis Rp 8 ribu perkaleng, sirup Rp 10 ribu perbotol dan mentega Rp 5 ribu perbungkus.

Seluruh produk pasar tersebut sudah disubsidi melalui APBD Kabupaten Muara Enim sehingga rata-rata  jauh lebih murah Rp 6 ribu dari harga pasaran.

Operasi pasar ini akan terus dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan, khususnya menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri mendatang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved