Berita Lubuklinggau
Aset Pemkot Lubuklinggau Senilai Rp 64,5 Miliar Risiko Hilang, Pencarian Terkendala Dokumentasi
Sebanyak 1.190 unit aset Pemkot Lubuklinggau senilai Rp 64,5 miliar risiko hilang tidak diketahui keberadaanya, pencarian terkendala dokumentasi.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Sebanyak 1.190 unit aset tetap milik Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau senilai Rp 64,5 miliar risiko hilang tidak diketahui keberadaanya dan pencariannya terkendala dokumentasi.
Ribuan aset Pemkot Lubuklinggau resiko hilang ini terekspos berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumsel 2022 yang dituangkan pada tanggal 6 Mei 2023.
Temuan BPK, masalah aset tetap senilai Rp.64,5 miliar milik Pemerintah Kota Lubuklinggau beresiko hilang dengan uraian aset tetap tanah sebanyak 63 unit atau dengan nominal Rp.6,7 miliar.
Kemudian untuk peralatan dan mesin sebanyak 1.052 unit dengan total Rp.43,5 miliar sedangan gedung dan bangunan sebanyak 75 unit Rp.14,1 miliar.
Aset tetap lainya, termasuk mobil sebanyak 130 unit Rp.31,2 miliar dengan Motor sebanyak 233 unit Rp.4,2 miliar. Diungkapkan oleh BPK, bahwa tidak diketahui keberadaanya.
Baca juga: Terlanjur Viral Panti Asuhan Elnuza Sekayu Muba Kena Prank Donatur, Fakta Terungkap
Pj Wali Kota Lubuklinggau Trisko Defriansya menyampaikan semuanya udah ditindak lanjuti bahkan laporan terakhir tinggal sedikit lagi.
"Kendalanya selama ini hanya dokumentasi saja, karena sekarang sudah banyak perubahan," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribunsumsel.Com, Kamis (26/10/2023).
Dia mengungkapkan progres tindak lanjutnya selalu ia pantau, laporan sekarang jumlahnya terus mengalami penurunan.
"Laporannya terus dengan saya selalu saya pantau, tapi detailnya tanya dengan pak Zulfikar (BPKAD) penurunan terus," ujarnya.
Dia mengungkapkan temuan BPK itu sifatnya rekomendasi untuk dilakukan sensus aset, jadi bukan barangnya hilang atau tidak tahu keberadaannya.
"Nanti setelah selesai akan kita laporkan lagi, nanti entri meeting BPK masuk lagi kita jelaskan," ungkapnya.
Trisko mengatakan nanti BPK datang lagi untuk menanyakan apakah sudah ditindak lanjuti apa belum, karena tahunnya itu dari 2001 sampai 2022 lalu jadi memang agak terkendala.
"Dari berdirinya Linggau sampai sekarang, bayangkan saja itu," ujarnya.
Trisko mengaku kendala di lapangan selama ini adalah untuk kendaraan yang plat kendaraanya banyak mengalami perubahan ( kendaraan hibah)
"Sementara untuk tanah dulu kosong sekarang sudah ada bangunan, kemudian bangunan lama revitalisasi kena jalan dan infrastruktur lainnya, itu saja," ungkapnya.
Berita Lubuklinggau Hari Ini
Berita Kota Lubuklinggau
Aset Pemkot Lubuklinggau Risiko Hilang
Aset Pemkot Lubuklinggau
Aset Pemkot Lubuklinggau Tak Diketahui Keberadaan
Tribunsumsel.com
Polres Lubuklinggau Gelar Doa Bersama Untuk Affan Kurniawan, Himbau Sama-Sama Jaga Kondusifitas |
![]() |
---|
Awal Mula Bocah SD di Lubuklinggau Ketahuan Idap Diabetes, Jajan Sembarang Diduga Jadi Pemicu Utama |
![]() |
---|
Nakes Puskesmas Temukan Sejumlah Bocah SD di Lubuklinggau Idap Diabetes, Ada yang Sudah Cuci Darah |
![]() |
---|
Ngajak Rujuk, Pria di Lubuklinggau Malah Aniaya Istri Hingga Masuk RS, Korban Pilih Memaafkan |
![]() |
---|
Alun-Alun Merdeka Kota Lubuklinggau Dialihfungsikan Jadi Tempat Parkir Mobil, Dishub: Tingkatkan PAD |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.