Berita Ogan Ilir

Tersedia Kantin Kejujuran di Rest Area Tol Palembang Indralaya, Andalkan Kejujuran Pengendara

Tersedia Kantin Kejujuran di Rest Area Tol Palembang Indralaya, Andalkan Kejujuran Pengendara

Instagram @pupr_bpjt
Sejumlah pengendara mampir di kantin kejujuran di rest area mini di Tol Palembang-Indralaya (Palindra), Minggu (15/10/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Ada kantin kejujuran yang tersedia di rest area Tol Palembang Indralaya (Palindra). 

Tak ada penjaga, kantin kejujuran di rest area Tol Palembang Indralaya hanya mengandalkan kejujuran pengendara saat bertransaksi.

Branch Manager Tol Palindra dari PT Hutama Karya, Syamsul Rijal mengatakan, kantin kejujuran ini dibuka atas inisiatif para pegawai jalan tol tersebut.

"Makanan dan minuman (di kantin kejujuran) tidak ada penjaganya. Pembeli mengambil barang sendiri dan memasukkan uang pembayaran pada tempat yang sudah disediakan," kata Syamsul, MInggu (15/10/2023). 

Baca juga: Sosok Dadang Mudung Suami Owner Daviena Skincare Viral Disebut Balap Liar Pakai Ferrari, Jabat CEO

Kata dia, sudah ada harga yantg tertera pada setiap makanan dan minuman yang dijual di kantin kejujuran rest area Tol Palaembang Indaralaya.

"Pada kantin kejujuran sudah ada harga makanan atau minuman yang dijual sehingga pembeli dapat membayar sesuai harga," imbuhnya.

Selain untuk menerapkan kejujuran, kantin kejujuran di Tol Palembang Indralaya juga digunakan pengendara sebagai upaya menolak bala. 

Seperti diketahui, kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di jalan tol wilayah Sumatera Selatan membuat pengendara was-was.

Contohnya di Tol Indralaya-Prabumulih yang sejak dibuka pada 30 Agustus lalu, sudah lima kali terjadi kecelakaan, di mana satu orang meninggal dunia.

Berita kecelakaan lalu lintas di jalan tol tersebut menjadi perbincangan masyarakat terutama di media sosial.

Bagi sebagian masyarakat, perlu ikhtiar untuk mencegah terjadinya kecelakaan dimanapun, termasuk di jalan tol.

Seperti dikemukakan Istifadah, warga Indralaya, Ogan Ilir yang bekerja di Palembang dan setiap hari melewati jalan tol untuk pergi-pulang.

Menurutnya, selain persiapan diri dan kendaraan serta tertib lalu lintas, upaya spiritual juga harus dilakukan untuk menolak bala.

"Misalnya kalau kita sebagai orang Islam diajarkan untuk sedekah, berlaku jujur untuk mencegah marabahaya," kata Istifadah kepada TribunSumsel.com, Minggu (15/10/2023).

Istifadah mengaku memiliki kebiasaan baru saat bepergian ke tempat kerja melewati Tol Palembang-Indralaya (Palindra).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved