Berita PALI
Siswa di PALI Belajar Daring Mulai Hari Ini, Kualitas Udara Tidak Sehat Dampak Kabut Asap
Terdampak kabut asap kebakaran hutan, Dinas Pendidikan PALI menerapkan belajar daring mulai hari ini, Selasa (3/10/2023) bagi para siswa.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Terdampak kabut asap kebakaran hutan, Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematan Ilir (PALI) menerapkan mulai hari ini, Selasa (3/10/2023) menerapkan belajar daring bagi para siswa.
Aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring ini akan berlangsung selama 12 hari ke depan.
Kebijakan ini didasarkan Surat Edaran dengan Nomor Surat : 420/880/Disdik-II/2023 tentang penyesuaian KBM dalam jaringan (Daring) sebagai dampak buruk kabut asap bagi satuan pendidik dilingkungan Pemkab PALI.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI Raden Abdurrohman mengatakan surat edaran yang ditandatangani Sekda PALI Kartika Yanti terhitung mulai tanggal 3 Oktober sampai dengan 14 Oktober dan akan dievaluasi sesuai dengan perkembangan dan situasi kabut asap diwilayah kabupaten Pali.
"Jadi berdasarkan hasil keputusan rapat dengan Bupati Heri Amalindo pada sore kemarin, kami sepakat KBM pada satuan pendidikan di ahlikan ke moda dalam jaringan (Daring) atau online,"ujarnya, Selasa (3/10/2023).
Baca juga: Deklarasi Pemilu Damai 2024, Polrestabes Palembang Tekankan 5 Poin Ciptakan Kamtibmas
Dijelaskan Rohman, penerapan aktivitas pembelajaran secara Daring ini berlaku untuk TK/Paud, SD/MI, SMP/MTs dan SKB/PKBM baik negeri maupun swasta.
Hal tersebut dilaksanakan karena mengingat ke khawatiran Bupati PALI Heri Amalindo terhadap terjadinya karhutla di seluruh daerah di provinsi Sumsel, menyebabkan dampak kabut asap yang tidak baik untuk kesehatan.
"Saat rapat kemarin Bupati mengusulkan untuk menerapkan belajar secara daring, dan itu menurut kami tidak masalah, karena mempunyai pengalaman pada masa pandemi Covid 19 kemarin, kami membentuk Paguyuban perkumpulan wali murid, kelompok belajar untuk memudahkan proses pembelajaran secara Daring," terangnya.
"Jadi kita mengambil pola moda daring waktu covid 19, insyahallah sebenarnya para guru, siswa dan orang tua sudah familiar dengan moda daring ini,"tambahnya.
Berdasarkan rapat tersebut pihaknya mengeluarkan surat edaran yang dikirim ke sekolah-sekolah untuk di teruskan kepada peserta didik dan wali murid.
Dengan diterapkannya aktivitas KBM secar daring ini, Rohman meminta Kepala satuan pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan wajib memperhatikan capaian pembelajaran serta memastikan proses belajar mengajar secara daring tersebut berjalan dengan baik.
Bagi satuan pendidikan yang melaksanakan penjadwalan ulang asesmen nasional, tetap dilaksanakan melalui moda luring (Offline) dengan ketentuan memakai masker.
Setiap warga satuan pendidikan agar terus meningkatkan pola hidup bersih dan sehat serta menggunakan masker saat berada di luar ruangan.
"Masa berlaku kebijakan itu tentunya akan kami evaluasi kembali menyesuaikan situasi polusi udara di wilayah Kabupaten PALI, "ucapnya.
"Sedangkan untuk SMA, SMK sederajat, tidak menerapkan Aktivitas KBM secara daring karena itu kewenangan Disdik Provinsi yang akan memutuskan apakah akan diterapkan daring,"tukasnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI Raden Abdurrohman saat dikonfirmasi Sripoku.com pada Senin (2/10/2023), mengatakan belum menerapkan Aktivitas KBM secara daring.
Hal itu dikarenakan kualitas ambang batas udara di Kabupaten PALI masih dalam kategori normal atau sehat.
Namun Rohman mengatakan jika kualitas udara di Kabupaten Pali dalam kategori tidak sehat, tidak menutup kemungkinan akan di terapkan KBM secara daring.
Rohman juga mengatakan kalau pihak nya saat ini masih menunggu hasil uji sample dari Kementerian Lingkungan Hidup melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI.
Begitupun dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Bakrin ketika dikonfirmasi juga mengatakan kalau kualitas udara di Kabupaten PALI masih dalam kategori normal atau sehat.
Pihaknya telah mengajukan uji sample udara ke Kementerian Lingkungan Hidup, dan pada minggu depan sudah diketahui hasilnya.
Hal tersebut dilakukan karena di Kabupaten PALI belum memiliki alat pengukur kualitas Udara.
Namun Bakrin yakin berdasarkan pantauan kualitas udara di Kabupaten PALI masih dalam kategori aman atau sehat, karena belum ada dampak kabut asap yang terlihat di Kabupaten PALI hingga saat ini.
Kualitas Udara Tidak Sehat
Berdasarkan pantauan Sripoku.com grup Tribunsumsel.com, melalui IQAIR aplikasi pengukur kualitas udara pada Senin (2/10/2023), berdasarkan IQAIR diwilayah Kecamatan Talang Ubi menunjukan kualitas udara tidak sehat, terlihat warna merah pada Aplikasi tersebut, meskipun tidak terlihat kabut asap secara kasat mata.
Hal itu kemungkinan disebabkan dengan kemuculan 14 titik Hotspot diwilayah Desa Sungai Baung Kecamatan Talang Ubi pada Minggu kemarin.
Ketika dipantau lagi pada hari ini Selasa (3/10/2023) melalui IQAIR, perubahan ditunjukan kualitas udara diwilayah Talang Ubi menjadi lebih baik dari kemarin, berwarna oranye dengan indeks tidak sehat bagi kelompok orang sensitif dan diwajibkan mengurangi aktivitas diluar ruangan dan menggunakan masker ketika berada diluar ruangan kepada masyarakat sensitif yang mengalami gangguan pernapasan.
Sripoku.com juga memantau ke sekolah-sekolah yang menerapkan daring berdasarkan surat edaran tersebut, terpantau sekolah-sekolah sudah mulai menerapkan belajar secara daring perhari ini.
"Kami menerima surat edaran tersebut pada sore kemarin, dan langsung kami beritahukan kepada siswa dan wali murid, mulai hari ini kami sudah menerapkan KBM secara daring selama 12 hari kedepan,"ujar Suzana, guru SDN 6 Talang Ubi yang mewakili kepala sekolah ketika komfirmasi.
Untuk kendala dalam penerapan nya, Suzana mengatakan sejauh ini belum ada, karena menurutnya berdasarkan pengalaman pada masa pandemi kemarin, pihak sekolah telah membentuk Paguyuban orang tua murid untuk memudahkan para guru memberikan materi kepada kelompok- kelompok siswa yang langsung dipantau orang tua murid masing-masing.
Begitu juga Yogi Suwito, guru SDN 17 Talang Ubi mengatakan kalau sekolah nya menerima surat edaran tersebut pada sore kemarin dan langsung di bagikan ke grup WhatsApp kelas untuk diberitahukan kepada siswa.
"Awalnya sempet kaget karena tiba-tiba mendadak siswa disuruh belajar daring, tapi sudah kami sosialisasikan kepada siswa dan orang tua siswa, sejauh ini belum ada keluhan dari siswa maupun orang tua siswa, dan mulai hari ini kami sudah menerapkan secara daring, para guru pun sudah memberikan materi pembelajaran online kepada siswa,"tuturnya.
Ketika ditanya terkait kualitas udara di Kabupaten PALI, Yogi juga mengatakan berdasarkan secara kasat mata yang ia lihat, sejauh ini kondisi udara di Kabupaten PALI masih dalam keadaan normal, tidak ada dampak kabut asap yang terlihat.
"Kami hanya mengikuti aturan pemerintah, karena aturan ini juga untuk mengantisipasi kesehatan siswa, jadi kami ikuti saja karena tidak ada kendala Aktivitas KBM baik secara luring maupun daring,"kata dia.
Saat ditemui tiga orang siswa SDN 17 Talang Ubi yang masih bersekolah hari ini, mereka bertiga mengatakan kalau kesekolah hari ini karena mengikuti kegiatan Duta Perpustakaan.
Baca berita lainnya langsung dari google news
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Dinas-Pendidikan-PALI-terapkan-belajar-daring-bagi-para-siswa.jpg)