Berita Lubuklinggau

2.150 Pelanggar Lalulintas Terekam ETLE Di Lubuklinggau Hingga September 2023, Didominasi Pelajar

Pelanggar Lalulintas Terekam ETLE Di Lubuklinggau Hingga September 2023, Didominasi Pelajar

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Suasana launching Kampung Tertib Lalulintas di Kota Lubuklinggau Sumsel, Rabu (13/9/2023). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Pelanggaran lalulintas di Kota Lubuklinggau Sumsel terbilang masih tinggi.

Ditlantas Polda Sumsel mengungkap angka pelanggaran lalulintas di Kota Lubuklinggau sampai dengan 12 September kemarin sebanyak 2.150 pelanggaran yang terekam ETLE.

Dari 2.150 ini pelanggaran itu di dominasi oleh pelajar serta pelanggaran roda dua, melawan arus lalu lintas dan trobos trafik light.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumsel, AKBP Erwin Aras Genda menyampaikan untuk wilayah Sumsel pelanggaran lalu di Lubuklinggau masih terbilang tinggi.

"Jumlah pelanggaran cukup tinggi di dominasi pelajar masuk dalam 10 besar, " ungkap Erwin pada wartawan,Rabu (13/9/2023).

Baca juga: Kualitas Udara Palembang Saat Ini Masih Tidak Sehat, ISPU Pagi Hari 130, Warga Diimbau Pakai Masker

Menurut Erwin tingginya angka ini bisa dicegah dengan kegiatan preventif, launching Kampung Tertib Lalulintas di Kelurahan Watervang merupakan hal yang tepat.

"Dengan kegiatan seperti itu bisa ditekan, diharapkan kampung tertib bukan hanya di tempat itu, apabila mampu diwujudkan kami yakin dan percaya 2045 bisa zero eksiden," ujarnya.

Kedepan Erwin mengungkapkan banyaknya pelanggaran di usia remaja itu membuat sasaran sosialisasi adalah pelajar tingkat SMA.

"Kendala tidak ada tapi memang sekarang ini kesadaran masyarakat yang memang masih rendah, kita tidak boleh patah semangat bahu membahu dengan semua stakeholder," ungkapnya.

Sementara Kapolres Lubuklinggau, AKBP Indra Arya Yudha menyampaikan kegiatan ini diharapkan sebagai sarana edukasi anak-anak usia dini untuk memahami aturan-aturan tertib berlalulintas.

"Nantinya kedepan ini menjadi role model kegiatan yang bersifat edukasi, harapan kami jajaran Polres Lubuklinggau kedepan bukan hanya di Watervang tapi wilayah lain yang jauh lebih baik, karena harapannya kesadaran tertib berlalulintas tumbuh di masyarakat," ungkapnya.

Menurut Kapolres alasan memilih Kelurahan Watervang karena secara kesiapan, sarana dan prasarana memadai ditambah ruang terbuka hijau yang sudah tersedia dari tempat lain.

"Dari sisi geografis lebih mendukung dan masih banyak RTH dan ada beberapa spot yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan kawasan tertib berlalulintas," ujarnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved