Heboh Bayi Tertukar di Bogor

Menunggu Mediasi Siti Mauliah dengan RS Sentosa Kasus Bayi Tertukar, Ada Tawaran Jaminan Kesehatan

Rumah Sakit Sentosa, Bogor menawarkan pelayanan jaminan kesehatan kepada pihak Siti Mauliah (37) usai bayinya terbukti tertukar, sore ini Mediasi

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TribunnewsBogor.com
Rumah Sakit Sentosa, Bogor menawarkan pelayanan jaminan kesehatan kepada pihak Siti Mauliah (37) usai bayinya terbukti tertukar, sore ini Mediasi 

"Kita tolak lah, sampe SMA kan gratis kalo negeri, untuk kesehatannya kan ada BPJS," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Rabu (30/8/2023).

Menurutnya, kompensasi yang ditawarkan oleh rumah sakit tidak sebanding dengan kerugian yang di alami oleh kliennya.

Ia mengatakan, di dalam persoalan ini terdapat kerugian materil maupun inmateril yang dialami oleh kedua pihak korban yang harus dipertimbangkan.

"Ngapain lah, itu pemanis aja, kita engga kesana arah kompensasinya. Engga seimbang, semua udah di cover sama negara," tegasnya.

Akan Mediasi Hari ini

Sebelum rencana membuat laporan polisi ini, ada agenda mediasi antara pihak korban dan pihak RS Sentosa tempat kedua ibu bayi tertukar itu dilahirkan.

Mediasi ini rencananya digelar di Mako Polres Bogor., hari ini Rabu, (30/8/2023).

"Kalau hari ini mediasi dengan rumah sakit di Polres, sore," ungkap Rusdy Ridho.

Kuasa hukum pihak bayi tertukar sudah menyatakan akan melaporkan pihak rumah sakit tempat bersalin bayi tertukar ke Polres Bogor dalam waktu dekat ini.

Nyonya D Tak Bawa Bayi Tertukar Siti Mauliah, Ingin Pastikan Hasil Tes DNA di Polres Bogor
Nyonya D Tak Bawa Bayi Tertukar Siti Mauliah, Ingin Pastikan Hasil Tes DNA di Polres Bogor (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Hal ini disampaikan oleh pihak Kuasa Hukum Siti Mauliah Ibu bayi tertukar, Rusdy Ridho, Rabu (30/8/2023).

"Jumat sepertinya ya (membuat laporan Polisi ke Polres Bogor)," kata Rusdy Ridho saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.

Namun, pihak keluarga masih menunggu itikad baik dari Rumah Sakit Sentosa.

Bilamana tidak sesuai yang diharapkan keluarga korban, makan Siti dan Dian akan melaporkannya ke polisi.

"Kalau tidak sesuai baru kita buat LP mungkin. Tahap mediasi dengan rumah sakit, mereka yang ngajuin," katanya.

Sementara, sebelumnya, pihak kepolisian akan membantu dengan menindaklanjuti apabila laporan polisi tersebut dibuat.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved