Heboh Bayi Tertukar di Bogor

Menunggu Mediasi Siti Mauliah dengan RS Sentosa Kasus Bayi Tertukar, Ada Tawaran Jaminan Kesehatan

Rumah Sakit Sentosa, Bogor menawarkan pelayanan jaminan kesehatan kepada pihak Siti Mauliah (37) usai bayinya terbukti tertukar, sore ini Mediasi

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TribunnewsBogor.com
Rumah Sakit Sentosa, Bogor menawarkan pelayanan jaminan kesehatan kepada pihak Siti Mauliah (37) usai bayinya terbukti tertukar, sore ini Mediasi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Rumah Sakit Sentosa Bogor menawarkan pelayanan jaminan kesehatan kepada pihak Siti Mauliah (37) usai bayinya dinyatakan terbukti tertukar.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab atas kelalaian atas kasus tertukarnya bayi Siti Mauliah (37) dan Dian satu tahun lalu.

Seperti diketahui, Siti Mauliah dikabarkan akan melaporkan RS Sentosa ke Polres Bogor pada Jumat (1/9/2023).

Baca juga: RS Sentosa Ketar-Ketir Bakal Dilaporkan Siti ke Polisi, Ungkit Biaya Tes DNA Seolah-olah Penjahat

Siti Mauliah ibu bayi tertukar di Bogor bakal melaporkan Rumah Sakit Sentosa ke Polres Bogor pada hari ini, Rabu (30/8/2023). Pihak RS bak ketar ketir
Siti Mauliah ibu bayi tertukar di Bogor bakal melaporkan Rumah Sakit Sentosa ke Polres Bogor pada hari ini, Rabu (30/8/2023). Pihak RS bak ketar ketir (Tribunnewsbogor.com)

Jelang bakal dilaporkan, Juru Bicara RS Sentosa, Gregorius B Djako mengatakan, akan menanggung jaminan kesehatan kedua bayi.

"Kedua anak-anak itu akan dicover terkait dengan kesehatannya selama usia anak, sakit kah, rawat kah, semoga saja tidak (sakit)," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Selasa (29/8/2023).

Tak hanya itu, u, Gregorius B. Djako mengatakan, RS Sentosa juga bersedia menanggung biaya pendidikan kedua bayi yang tertukar.

"RS juga menawarkan supaya anak-anak ini diberikan beasiswa pendidikan sampai SMA," katanya.

Akan tetapi, kata dia, niat baik yang diberikan kepada kedua belah pihak korban belum mendapat respon positif.

"Itu bentuk tanggung jawab RS, tapi sampai saat ini tawaran itu tidak mendapatkan sambutan sebagaimana mestinya. Kita mau menawarkan apa lagi, dari awal proses ini, RS engga pernah lepas tangan," pungkasnya.

Gregorius B Djako mengklaim rumah sakit sudah melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan persoalan ini hingga menemui titik terang.

"Tapi, harus tau juga bahwa rumah sakit dari awal bukan tidak berbuat sesuatu terhadap kasus ini. Rumah sakit yang menginisiasi semuanya, tes DNA rumah sakit, termasuk yang membiayai," ucapnya.

Baca juga: Siti Mauliah Ngotot Laporkan RS Sentosa, Tolak Tawaran Beasiswa & Jaminan Kesehatan: Itu Pemanis Aja

Sehingga menurutnya, beberapa upaya yang dilakukan oleh rumah sakit perlu juga menjadi pertimbangan bagi pihak keluarga.

Apalagi, dalam hal ini pihak rumah sakit pun mengakui bahwa tertukarnya bayi tersebut adalah human eror.

"Jadi itu harus diliat sebagai niat baik rumah sakit. Jangan juga menempatkan rumah sakit ini seolah-olah penjahat," pungkasnya.

Menerima tawaran tersebut, Kuasa hukum Siti Mauliah, Rusdy Ridho mengatakan tidak bisa menerima penawaran tersebut denga beberapa alasan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved