Heboh Bayi Tertukar di Bogor

Nasib 15 Perawat RS Sentosa Dinonaktifkan Imbas Bayi tertukar, Direksi Diperiksa Polisi, Usut Tuntas

Nasib perawat RS Sentosa buntut bayi tertukar di Bogor, kini dinonaktifkan.

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Moch Krisna
Kompas TV/TribunnewsBogor.com
Nasib perawat RS Sentosa buntut bayi tertukar di Bogor, kini dinonaktifkan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Nasib perawat RS Sentosa buntut bayi tertukar di Bogor, kini dinonaktifkan.

Diketahui, kisah Siti Mauliah bayi tertukar dengan nyonya D yang diketahui setelah setahun di rawat.

Kini nasib 15 perawat yang bertugas saat bayi tertukar di Bogor, kini perawat tersebut dinonaktifkan.

Tak hanya perawat saja, Direksi RS Sentosa Bogor juga turut diperiksa oleh pihak kepolisian, pada Rabu (16/8/2023).

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro yang mengatakan sudah memeriksa pimpinan hingga tenaga kesehatan rumah sakit terkait kasus bayi tertukar.

AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan bahwa saat ini sudah ada sembilan orang saksi yang diperiksa pihak kepolisian.

"Kurang lebih ada sembilan orang, dari pihak rumah sakit dan dari pihak keluarga," ungkap Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro dilansir dari Kompas TV, Rabu (16/8/2023).

Nasib Nama Bayi Tertukar di Bogor, Setelah Tes DNA, Siti Mauliah Sebut Sudah Hak Paten: Dari Mimpi
Nasib Nama Bayi Tertukar di Bogor, Setelah Tes DNA, Siti Mauliah Sebut Sudah Hak Paten: Dari Mimpi (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

Sementara terkait tes DNA ibu bayi tertukar akan dilakukan pekan depan yang akan didampingi pihak kepolisian dan Plt Bupati Bogor.

"Nanti (tes DNA) alan dilakukan minggu depan, nanti pihak kepolisian dan pak Plt Bupati Bogor mendampingi yang bersangkutan untuk melaksanakan tes DNA," ungkap Rio.

Baca juga: Sosok Dokter Persalinan Siti Mauliah Bayi Tertukar Terkuak Ternyata Pemilik RS Sentosa, Caleg Nasdem

Lebih lanjut, AKBP Rio mengatakan bahwa pihak kepolisan akan mengusut tuntas kasus bayi tertukar ini.

"Tidak ada kendala ini insyaallah, ini adalah kita membantu kemanusiaan, mengutamakan kemanusian yang mana lahiriah seorang ibu ingin mendapatkan anaknya," tegasnya.

Sebelumnya, Polres Bogor telah memberikan surat peringatan kepada 15 perawat yang bertugas saat bayi tertukar di Bogor, kini perawat tersebut dinonaktifkan.

Seperti diketahui, Siti merupakan warga Kecamatan Ciseeng, kabupaten Bogor.

Baca juga: Nala, Mama Kangen, Tangis Chintia Rindu Bayi yang Kritis Diduga Kelalaian Suster RS, Ingin Gendong

Ia melahirkan bayi laki-laki di Rumah Sakit Sentosa yang berada di Jalan Raya Kemang, Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Bayi yang dilahirkannya secara sesar itu tertukar pada 18 Juli 2022, di rumah sakit.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved