Polisi Tewas Ditembak Senior di Bogor
Ayah Bripda Ignatius Ungkap Rekaman Soal Kronologi Kejadian, Itu Bukti Konkret : Anak Saya Jatuh
Y Pandi orangtua Bripda Ignatius belakangan menguak soal rekaman kronologi kejadian tewasnya sang anak.Dalam wawancara bersama Tribun Pontianak, Kam
TRIBUNSUMSEL.COM - Y Pandi orangtua Bripda Ignatius belakangan menguak soal rekaman kronologi kejadian tewasnya sang anak.
Dalam wawancara bersama Tribun Pontianak, Kamis (27/7/2023) Y Pandi menjelaskan detail kronologi kematian putra kesayangannya.
Bertempat di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Y.Pandi mengungkap detik-detik saat ia mendengar penjelasan dari penyidik kepolisian terkait penyebab kematian Bripda Ignatius.
Momen itu terjadi pada hari Senin (24/7/2023) setelah Y.Pandi dan istrinya diminta datang ke Jakarta.
Kala itu Y.Pandi hanya diberitahu bahwa Bripda Ignatius sakti keras, bukan meninggal.
Sampai akhirnya Y.Pandi dan istri diajak berbincang oleh tim dari Densus 88 guna membicarakan fakta sebenarnya.
"Sampai pada sebelum kami ketemu anak kami, setelah itu pimpinan dari tim Densus dan penyidik Densus 88 memanggil kami di sebuah ruangan untuk menyampaikan hasil kronologi kejadian," ungkap Y.Pandi.
Namun sebelum memulai pembicaraan, Y.Pandi izin untuk merekam percakapannya dengan anggota Densus 88 itu.
Beruntung, pihak Densus 88 pun mengizinkan Y.Pandi merekam pembicaraan mereka.
"Saya sampaikan 'sebelum bapak ibu menyampaikan ini, saya izin rekam dulu. Hari ini oke saya dengar bapak-bapak menyampaikan saya paham, tapi besok lusa ketika saya pulang bawa jenazah anak saya, belum tentu saya menjawab apa yang diminta keluarga saya,
kronologi kejadiannya bagaimana, dengan adanya rekaman ini saya enggak bicara lagi, ini rekamannya, itu bukti konkret'. Mereka bersedia direkam," kata Y.Pandi.
Dari perbincangan itu terkuak kronologi tewasnya Bripda Ignatius.
Yakni kejadian bermula saat tiga senior Bripda Ignatius mendadak datang ke kamar Riko.
Gara-gara ada pertengkaran dan kesalahpahaman, ketegangan pun terjadi antara Bripda Ignatius dengan seniornya.
Hingga akhirnya Bripda Ignatius terkena tembakan dari seniornya itu.

"Ada yang menyampaikan bahwa kronologi anak saya ini awalnya dari seniornya ada tiga, seniornya datang ke kamar dia (Riko). Menurut berita, mungkin ada pertengkaran atau ada mungkin sedikit kesalahpahaman dengan anak saya dengan tiga seniornya ini tadi. Tidak sengaja seniornya mengambil senpi yang ada di tas, terus tidak sengaja senpi ini meledak dan mengenai korban," ujar Y.Pandi.
Dari rekaman tersebut, Pandi pun mengetahui hasil pemeriksaan dari jenazah putranya.
Bahwa ada peluru yang tembus sehingga menyebabkan belakang telinga Bripda Ignatius terluka hingga bolong lalu dijahit.
"Tepatnya dari batang leher telinga kiri ini tembus ke bawah telinga kanan, dengan luka yang ada, senjata tadi itu artinya anak saya luka terluka tembakan. Kemudian anak saya seketika jatuh dan sepertinya meninggal usai ditembak. Jadi tembakan maut yang membuat dia kehilangan nyawa," imbuh Y.Pandi.
Penjelasan Densus 88
Juru Bicara Densus 88, Kombes Aswin Siregar mengatakan kasus Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage atau Bripda IDF tidak ditembak oleh seniornya melainkan tertembak.
Seperti diketahui peristiwa tersebut terjadi di Rusun Polri CIkeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dua rekan korban, Bripka IG dan Bripda IMS melakukan kelalaian hingga membuat Bripda Ignatius tertembak.
Bripda Ignatius sendiri bertugas di Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.
"Tidak ada penembakan," ujar Aswin dilansir Tribunnews.com.
Aswin menambahkan, korban tertembak oleh seorang rekannya yang mengeluarkan senjata api milik Bripda IMS dari tas.
Namun, Aswin belum merinci siapa yang mengambil senpi tersebut.
"Yang terjadi adalah kelalaian anggota pada saat mengeluarkan senjata dari tas kemudian meletus dan mengenai rekannya yang berada di depannya," ucapnya.
Pihaknya, kata Aswin, saat ini masih melakukan pendalaman bersama dengan Satreskrim Polres Bogor.
"Permasalahannya sedang ditangani bersama oleh Densus dan Polres Bogor,"
"Nanti penyidik Polres dan Densus akan mengupdate perkembangannya," kata Aswin
Curhat Kekasih Almarhum Bripda Ignatius
Claudia Tesa curahkan isi hati usai pacarnya, Bripda Ignatius Dwi Frisco, tewas diduga ditembak senior.
Diketahui, Bripda Frisco tewas kena luka tembak di Rumah Susun Polri, Cikeas, Gunungputri, Kabupaten Bogor pukul 01.40 WIB, Minggu (23/7/2023).
Claudia Tesa menulis curhat pilunya di media sosial.
Dalam curhatnya, Claudia mengaku ikhlas atas kepergian Bripda Ignatius Dwi Frisco.
"Jadi begini ya cerita akhir kamu, omongan kita berdua nda pernah salah kan yang.
Kami udah ikhlas kepergianmu, bahagia di surga ya," tulisnya di Instagram.
Claudia Tesa juga mengatakan sangat bahagia pernah dicintai oleh Bripda Ignatius Dwi Frisco.
"Bersyukur dan bahagianya adek dicintai kamu dan menjadi bagian cinta terkahir kamu.
Tuhan menjadi saksi hidup kamu. Love you," tulisnya.
Claudia Tesa ternyata sempat curhat ke teman punya firasat tak tenang saat ditelpon oleh ayah pacarnya.

Claudia Tesa langsung mencurahkan perasaannya soal Bripda Frisco pada temannya yang bernama Riana.
Ia mengaku memiliki firasat merasa tak tenang saat ditelpon oleh ayah sang kekasih dilansir dari akun instagram @tsy.arn, Kamis (27/7/2023).
"Kak ngape ye perasaan aku nda enak ni," kata Claudia.
"Kan kan Hmm," jawab Riana.
"Kak.
Nda tenang aku kak dengarnya.
Bapaknya nelfon aku tadi," sambung Claudia Tesa.
Dalam keterangan instastory tersebut juga dituliskan kekhawatiran Claudia sebelum kematian Bripda Ignatius.
"Beberapa hari sebelum dapat kabar, perasaan gea emang udh ndak enak
Setiap hari ada jak kekhawatirannya..
Ternyata ini jawabannya ya dek
Adek kak sya harus kuat, harus tegar supaya bisa memberikan keterangan sebagai saksi besok (hari ini)," tulis Riana.
Sementara itu diketahui jika pihak TribunnewsBogor.com pun mencoba mengkonfirmasi hubungan Claudia dengan Bripda Ignatius lewat pesan Instagram.
Claudia pun membenarkan kalau dirinya adalah kekasih almarhum.
"Iya kak saya pacarnya," balas Claudia.
Namun ia belum menjelaskan soal firasat yang dialaminya sebelum kematian Bripda Ignatius tersebut.
(*)
Tribunsumsel.com
Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage
Penyebab Bripda Ignatius Tewas
Chat Terakhir Bripda Ignatius
Berita viral
Bripda Ignatius Disebut Keluarga Sering Dicekoki Minuman Beralkohol oleh Senior Namun Ditolak |
![]() |
---|
Curhat ke Pacar, Bripda Ignatius Sering Ketakutan hingga Tak Tahan dengan Ulah Senior, Minta Didoai |
![]() |
---|
Fakta Baru Kasus Tertembaknya Bripda Ignatius, Senpi Ternyata Ilegal & Kepemilikan Belum Jelas |
![]() |
---|
Warga Dayak Kalbar Desak Pelaku Penembakan Bripda Ignatius Dikenai Hukum Adat Pati Nyawa |
![]() |
---|
Nasib Bripda AK dan Bripda AY Terseret Kasus Tewasnya Bripda Ignatius, Berperan Beli Miras |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.