Arti Kata Bahasa Arab

Arti Nawaitu Wudhua Lirafil Hadatsi Ashori Fardhol Lillahi Taala, Bacaan Niat Wudhu dan Filosofinya

organ tubuh yang diperintahkan Allah untuk dicuci atau dibasuh dengan wudhu ternyata organ tubuh paling sering terlibat di dalam perbuatan dosa.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/welly triyono
Arti Nawaitu Wudhua Lirafil Hadatsi Ashori Fardhol Lillahi Taala, Bacaan Niat Wudhu dan Filosofinya 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Arti Nawaitu Wudhua Lirafil Hadatsi Ashori Fardhol Lillahi Taala, Bacaan Niat Wudhu dan Filosofinya.


Berikut bacaan niat wudhu

Niat Wudhu
"Nawaitul wudhuu-a liraf'll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta'aalaa"

Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah."

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian wudhu adalah menyucikan diri (sebelum salat) dengan membasuh muka, tangan, kepala, dan kaki.


Sementara itu, dilansir dari Wikimuslim, pengertian wudhu secara istilah adalah menggunakan air yang dapat mensucikan pada empat anggota tubuh (Wajah, tangan, kepala, kaki) dengan sifat yang khusus menurut syariat.

Kedudukan wudhu sangat penting, karenanya wudhu merupakan tindakan yang wajib dilakukan oleh umat Muslim, terutama ketika hendak melakukan ibadah shalat, thawaf di Kakbah saat di tanah suci.

 

Makna dan filosofi wudhu

Mengutip tulisan Ulama Besar Indonesia Prof KH Nasaruddin Umar, mengapa perintah wudhu dijelaskan secara perinci oleh Allah SWT dalam Alquran.


Sedangkan  shalat yang merupakan rukun Islam dan tiang agama ('imad al-din) hanya dicukupkan dengan kalimat pendek: Aqim al-shalah (dirikanlah shalat). Tata-cara shalatnya cukup dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW.

Perintah wudhu dijelaskan Allah SWT dalam ayat: "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka cucilah (igsilu) muka dan tanganmu sampai dengan siku, dan usaplah (imsahu) kepala dan kakimu sampai dengan kedua mata kaki." (QS al-Maidah [5]:6).

Ayat tersebut di atas dijelaskan secara spesifik anggota badan mana yang harus dibersihkan. Mana di antara anggota badan tersebut yang harus cuci dan mana yang cukup hanya dibasuh. Berbagai disiplin ilmu menjelaskan tentang hikmah perintah spesifik Allah SWT tersebut.

Di balik ayat perintah wudhu yang rigit dan runut tersebut. Para ilmuwan dari fiqih hingga tasawuf, Mereka menemukan hikmah dan rahasia wudhu bahwa organ tubuh yang diperintahkan Allah untuk dicuci atau dibasuh ternyata organ tubuh paling sering terlibat di dalam perbuatan dosa.


Membasuh Muka/Wajah
Pada bagian wajah/kepala di sana tersimpul organ tubuh paling sering berdosa, seperti mulut, mata, hidung, dan pendengaran. Tak terhitung jumlahnya berapa orang yang korban di mulut kita setiap hari? Entah itu dibohongi, difitnah, dibicarakan aibnya, dimaki, dan dihardik. Belum lagi janji palsu, sumpah palsu, persaksian palsu, dan bicara kotor.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved