Arti Kata

Apa Arti Heatwave? Kondisi Cuaca Panas Terjadi di Wilayah Indonesia dan Cara Menghadapinya

gelombang panas atau dikenal dengan 'Heatwave' adalah periode suhu permukaan tinggi yang abnormal dan terjadi secara berkepanjangan. Gelombang panas

Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Abu Hurairah
diskominfo.kaltimprov.go.id
Mengenal Istilah Heatwave yang Belakangan Terjadi Di Beberapa Wilayah dan Cara Menghadapinya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Cuaca di Indonesia belakangan menjadi sangat panas, suhu ketika siang hari bisa mencapai 34 derajat celcius, bahkan dibeberapa wilayah terntentu bisa mencapai suhu lebih dari itu.

Namun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikia (BMKG) menyatakan bahwasa fenomena udara panas di Indonesia belum termasuk gelombang panas karena masih relatif lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Thailand dan India.

Secara karakteristik fenomena, suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun, dikutip dari Kompas.com (15/5/2023).

Lantas apa sebenarnya Gelombang Panas atau yang dikenal dengan 'Heatwave' tersebut? lalu bagaimana cara menghadapinya? selengkapnya dibawah ini.

Apa Itu Gelombang Panas atau Heatwave?

Dilansir dari Kompas.com (15/5/2023) dalam Britannica, gelombang panas atau dikenal dengan 'Heatwave' adalah periode suhu permukaan tinggi yang abnormal dan terjadi secara berkepanjangan.

Baca juga: Cuaca Panas di Palembang, Suhu Capai 33 Derajat Padahal Masih Musim Hujan, Penjelasan BMKG

Gelombang panas dapat terjadi selama beberapa hari hingga beberapa minggu dan merupakan penyebab signifikan kematian akibat cuaca.

Sebenarnya, tidak ada definisi standar mengenai gelombang panas. The World Meteorological Organization mendefinisikan gelombang panas sebagai kondisi ketika suhu mencapai lebih dari suhu maksimum rata-rata sebesar 5 derat celcius atau lebih selama lima hari atau lebih berturut-turut.

Suhu yang sangat panas selama beberapa waktu ini dapat berbahaya bagi makhluk hidup. Amerika Serikat dilanda gelombang panas dan kekeringan pada tahun 1988 yang menewaskan lebih dari 4.000 orang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan fenomena gelombang panas dapat terjadi akibat adanya udara panas yang terperangkap di suatu wilayah.

Gelombang panas juga terjadi sebagai dampak dari perubahan iklim global. Perubahan iklim global menyebabkan suhu udara semakin tinggi dari tahun ke tahun, yang berdampak pada peningkatan suhu udara dan mengakibatkan gelombang panas.

Baca juga: Gelombang Panas Sedang Terjadi di Indonesia? Ini Penjelasan BMKG

Cara Menghadapi Gelombang Panas

Ketika menghadapi gelombang panas kita setidaknya meminum sekitar 2 (dua) liter air jika memiliki kegiatan di dalam ruangan.

Jika memiliki kegiatan di luar ruangan sebaiknya minum satu sampai dua liter air per jamnya. Sebaiknya menghindari minuman beralkohol dan kafein.

Menggunakan pakaian yang longgar dan berbahan ringan. Pakaian yang longgar dan berbahan ringan dapat membantu sirkulasi udara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved