Berita Palembang

Alasan Kakek 2 Cucu Nekat Jambret di Palembang, Nyaris Diamuk Warga, Masa Lalunya Terungkap

Kakek dua cucu di Palembang nekat jambret wanita yang baru pulang kondangan, alasan hingga masa lalunya terungkap.

Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/FRANSISKA KRISTELA
Abdullah Qori (51) kakek dua cucu nyaris diamuk massa karena nekat menjambret wanita yang baru pulang kondangan saat berada di pinggir jalan RA Abusamah, kecamatan Sukarami, Palembang. Minggu (07/05/2023) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-- Abdullah Qori (51) nyaris diamuk massa karena nekat menjambret wanita di pinggir jalan RA Abusamah, kecamatan Sukarami, Palembang. Minggu (07/05/2023) sekira pukul 13.00 WIB.

Kakek dua cucu warga Desa Sungai Rebo, Kecamatan Mariana, Kabupaten Banyuasin, Sumsel ini sudah merencanakan aksi jambret bersama satu rekanya berinisial I yang berhasil buron.

Belakangan terungkap, Abdullah Qori ternyata adalah resedivis jambret yang pernah dipenjara tahun 2010 silam.

Kini ia kembali mengulangi aksi jambret karena mengaku terdesak kebutuhan ekonomi sehari-hari.

"Saya itu tidak sengaja ketemu dengan korban, kebetulan saja itu pas saya muter-muter dan lewat ada dia dan melihat dia pakai kalung langsung saya jambret," ujarnya, Senin (08/05/2023).

Baca juga: Modus Istri Dosen di Lubuklinggau Hingga Jadi DPO Penggelapan, Kini Diburu Polisi

 

Korban aksi jambret ini bernama Intan (35) yang saat kejadian sedang menunggu pesanan jus di atas motor sepulang kondangan.

Ketika itu, Intan menggunakan kalung emas yang cukup besar hingga akhirnya memancing Abdullah Qori dan rekannya berinisial I untuk melancarkan aksi jahatnya.

Abdullah Qori mengaku, ia berperan sebagai eksekutor alias penarik kalung korban.

"Saya waktu itu pergi dengan teman saya dan posisi saya dibonceng oleh teman saya tadi dan berperan untuk menarik kalung milik korban,"tambahnya.

Setelah memepet lalu menarik kalung korban, kedua pelaku langsung melarikan diri.

Namun belum jauh pelaku melajukan kendaraannya, pelaku terjatuh karena motor yang mereka pakai tersenggol mobil.

"Kemarin bisa tertangkap karena motor yang saya kendarai itu jatuh. Sehingga akhirnya saya diamuk massa sedangkan teman saya itu berhasil kabur," bebernya.

"Rencananya kalung itu akan kami jual dan uangnya nanti dibagi dua yang nantinya dipakai untuk makan dan kebutuhan sehari" katanya menambahkan.

Sementara itu korban Intan mengaku bahwa kejadian tersebut terjadi pada saat dia sedang menunggu pesanan jus di atas motor sepulang kondangan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved