Warga Palembang Tenggelam di Pantai

Guru dan Murid Dimakamkan Bersebelahan, Warga Palembang Tewas di Pantai Panjang Bengkulu

Saca Negara dan Ustadz Muhammad Azhari dua warga Palembang tewas di Pantai Panjang Bengkulu dimakamkan bersebelahan.

Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/FRANSISKA KRISTELA
Saca Negara dan Ustadz Muhammad Azhari dua warga Palembang tewas di Pantai Panjang Bengkulu dimakamkan bersebelahan, kerabat masih berdatangan melayat ke rumah duka, Selasa (3/5/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Almarhum Saca Negara dan Ustadz Muhammad Azhari dua warga Palembang yang tewas tenggelam terseret ombak di Pantai Panjang Bengkulu dimakamkan bersebelahan di TPU Soak Simpur.

Saca merupakan anggota dari Majelis Babul Ilmi dan ustadz Muhammad Azhari merupakan guru di Majelis Babul Ilmi.

Diungkapkan oleh salah satu anggota Majelis, Yudi kedua jenazah datang dari Bengkulu ke Palembang pada Rabu subuh tadi.

"Kurang lebih tadi datang jam 04.00 wib, tadi yang datang tiga orang dan yang satu dibawa keluarganya," ujarnya saat ditemui.

Dikatakannya sampai saat ini masih ada satu korban yang belum ditemukan.

Diketahui korban yang belum ditemukan yakni Rizal (30).

"Satu tadi sudah ketemu sekitar jam 01.00 WIB dan sedang dalam perjalanan dan yang satu lagi belum ditemukan, dan kami berharap semoga yang belum ketemu bisa segera ditemukan," katanya.

Baca juga: Saca Peluk Ibu Pamit Berangkat ke Bengkulu, Warga Palembang Tewas Terseret Ombak Panjang Panjang

Kedua orang Saca dan Azhari dimakamkan di TPU Soak Simpur dan ditempatkan di tempat makam khusus warga Soak Simpur asli dan ditempatkan bersebelahan.

Di lapangan, terlihat kendatipun kedua korban sudah dimakamkan namun pelayat masih silih berganti datangi rumah duka untuk mengucapkan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Saca Peluk dan Cium Ibu 

Dua dari enam korban tenggelam di Pantai Panjang Kota Bengkulu merupakan warga Lorong Gotong Royong, Gang Kopaja, Kelurahan Suka Jaya, Kecamatan Sukarami Palembang.

Saca Negara (28) warga Jalan Soak Simpur, Lorong Gotong Royong, Gang Kopaja Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang salah satu dari korban tewas tenggelam di Pantai Panjang Bengkulu.

Diungkap sang ayah Ahdiat Soenaryo mengatakan bahwa Saca merupakan anak bungsunya.

Ahdiat mengaku baru mendapat kabar bahwa anaknya meninggal pada pukul 11.00 dan dia bersama istri langsung menuju ke lokasi duka dan benar bahwa anaknya menjadi salah satu korban.

"Dia ini dua bersaudara dan Saca ini anak bungsu saya," ujarnya saat ditemui di rumah duka.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved