Berita Palembang

Respon Gubernur Sumsel Soal Surat Terbuka Operasional Truk Tronton di Jalanan Palembang

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memberikan tanggapan tentang viralnya surat terbuka Operasional Truk Tronton di Jalanan Palembang

TRIBUNSUMSEL.COM/instagram @promopalembang
Kolase Tribunsumsel.com. Surat Terbuka Operasional Truk Tronton di Jalanan Palembang dan Gubernur Sumsel Herman Deru 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memberikan tanggapan tentang viralnya surat terbuka untuk Gubernur Sumsel terkait keresahan masyarakat terhadap truk atau tronton yang beroperasional di luar jam kerja dan membahayakan pengguna jalan.

"Sebenarnya aturannya sudah ada, hanya saja ternyata masih ada pelanggaran - pelanggaran. Kalau masih ada yang melanggar kandangkan saja," kata Deru, Senin (1/5/2023)

Menurutnya, masalahnya kendaraan sering terjadi kecelakaan, penyebabnya bukan sekedar human error tapi kendaraannya juga yang sudah tidak laik jalan.

Karena memang pada kenyataannya tronton dan mobil-mobil triler itu mobil yang sudah tua dan tidak laik jalan. 

"Besok di hari pertama kerja Selasa (2/5/2023), setelah may day ini, akan segera kita rapatkan. Untuk penegakan disiplinnya. Kita akan batasi usia Kendaraannya," katanya

Menurut Deru, akan dipanggil Dirlantas, Dishub, para penyelenggara ekspedisi kapal laut harus disiplin.

Kepada yang punya truk ekspedisi untuk tertib lalu lintas dan untuk kenyamanan pengguna jalan.

"Jangan hanya ego sektoral saja. Jangan hanya kejar omset tapi menyusahkan orang lain, Saya juga sudah perintahkan GM Pelindo, untuk tidak menerima tronton atau triler yang tidak laik jalan. Bisa dalam kategori usia, bisa juga kir atau uji kendaraannya," katanya 

Kejadian seperti ini memang sering terulang. Menurut Deru, sudah dibenahi tapi tumbuh lagi, rata-rata itu odol yang efeknya merusak jalan dan lain-lain. Untuk itu Dirlantas agar dicek antara surat, sasi, ijin kir dan lain-lain.

"Kalau ada pelanggaran saya mintak petugas dishub, polantas, juga harus tegas," cetusnya

Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo menambahkan, ia mengusulkan kalau bisa ada tim yang dibentuk gubernur, terdiri dishub dan pihak terkait lainnya.

"Karena kelayakan jalan di dinas perhubungan nanti kita sama-sama oprasi. Kita akan melakukan langkah-langkah yang bijak dan kita akan tingkatkan penegakan hukumnya," katanya 

 

Surat Terbuka untuk Herman Deru

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved