Suami Bunuh Istri di Empat Lawang
Hernanda Aditya Tega Bunuh Istrinya di Empat Lawang, Tetangga Kaget Selama Ini Melihat Keduanya Akur
Hernanda Aditya tega membunuh istrinya sendiri bernama Reika Nopitasari, Sabtu (29/4/2023). Korban ditemukan pada malam hari dengan kondisi tewas
Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG-Hernanda Aditya tega membunuh istrinya sendiri bernama Reika Nopitasari, Sabtu (29/4/2023). Korban ditemukan pada malam hari dengan kondisi telah meninggal dunia.
Kabar ini mengagetkan warga Desa Talang Padang, Kecamagan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.
Selama ini keduanya dikenal akur, tak pernah terdengar ada ribut-ribut.
Kepala Desa Talang Padang, Let Liano menyebut, sosok Hernanda Aditya dikenal sebagai pribadi yang baik-baik saja.
Sebelum menikahi Reika Nopitasari, Aditra adalah seorang duda.
Sementara Reika Nopitasari, sebelumnya seorang janda setelah bercerai dengan suaminya terdahulu.
"Sosok suami sepengetahuan kami selaku pemerintah desa dan masyarakat pelaku ini baik-baik saja. Punya anak 1 lebih kurang berumur 10 bulan, dimana sebelumnya sudah sama-sama punya anak bawaan, yakni suami 1 anak, istri juga punya anak bawaan 1," katanya, Minggu (30/4/2023).
Untuk anak keduanya kata Kades, akan diasuh oleh sang nenek di Desa Talang Padang.
Selain itu dari keterangan keluarga yang disampaikan kepadanya, sebelum adanya peristiwa berdarah tersebut tidak ada masalah yang nampak.
"Berdasarkan keterangan keluarga, tidak ada konflik atau masalah dalam rumah tangga mereka, keseharian mereka ini berintraksi dengan baik terhadap keluarga dan masyrakat," ujarnya.
Untuk motif pembunuhan, keluarga juga belum mengetahui.
"karena waktu mau pergi ke kebun dalam keadaan akur-akur saja," kata Kepala Desa.
Baca juga: BREAKING NEWS : Suami Bunuh Istri di Empat Lawang Viral di Medsos, Diduga Pelaku Kabur ke Bengkulu
Hernanda Aditya, 33 tahun, suami yang diduga bunuh istrinya, Reika Nopitasari (28 tahun) di Empat Lawang, diduga berasal dari Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.
Informasi itu didapatkan dari Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang beredar di media sosial.
Peristiwa suami bunuh istri di Empat Lawang, Sumatera Selatan ini viral di media sosial.
Terduga pelaku Hernanda Aditya diduga membunuh istrinya di perkebunan wilayah Air Deras, Desa Talang Padang, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Empat Lawang.
Jasad Reika ditemukan sekira pukul 23.00 WIB oleh warga dengan kondisi dua luka tusuk pada dada dan perut.
Kapolres Empat Lawang melalui Kasat Reskrim, AKP M Tohirin mengatakan, pihak kepolisian tengah memburu pelaku.
Kronologinya, berdasarkan keterangan sementara yang berhasil dihimpun dari pihak kepolisian, sebelumnya pada hari yang sama, Sabtu 29 April jam 8 pagi, korban bersama suaminya yang merupakan terduga pelaku pergi ke kebun.
"Sekira jam setengah 4 terduga pelaku pulang ke rumahnya sendirian, setiba di rumah tersebut Hernanda Aditya mengambil pakaian miliknya dan langsung pergi, di mana saat di jalan ada salah satu warga yang berpapasan dengannya," jelasnya.
Adapun keluarga korban yang merasa gusar sebab Reika Nopitasari tak kunjung pulang hingga jam 9 malam, bersama warga melapor ke Polsek Pasemah Air Keruh (Paiker).
"Setelah disusul ke kebun korban ditemukan tergeletak dengan kondisi sudah tidak bernyawa dengan 2 luka tusuk pada perut dan dada," ujarnya.
Adapun korban saat ini dari informasi yang didapat wartawan dimakamkan di Desa Talang Padang, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Minggu 30 April 2023 siang.
Rekontruksi Suami Bunuh Istri di Empat Lawang, Pelaku juga Residivis Kekerasan pada Istri Pertama |
![]() |
---|
Terungkap Motif Suami Bunuh Istri di Paiker Empat Lawang, Pelaku Temperamen dan Cemburu |
![]() |
---|
Sosok Hernanda Aditya Suami Diduga Bunuh Istri di Empat Lawang, Asal Pidie Provinsi Aceh |
![]() |
---|
BREAKING NEWS : Suami Bunuh Istri di Empat Lawang Viral di Medsos, Diduga Pelaku Kabur ke Bengkulu |
![]() |
---|
Kronologi Suami Bunuh Istri di Empat Lawang, Masih Pergi ke Kebun Bersama di Pagi Hari |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.