Berita Selebriti

Kronologi Nindy Ayunda Ngaku Diadang 10 Orang Tak Dikenal Tangga Buntung Palembang

Nindy Ayunda memaparkan kronologi saat kedatangannya ke Tangga Buntung Palembang, mendapat ancaman dan teror dari10 orang yang diduga preman.

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Tribunnews.com/Instagram/nindyparasadyharsono
Nindy Ayunda memaparkan kronologi saat kedatangannya ke Tangga Buntung Palembang, mendapat ancaman dari 10 orang yang tak dikenalnya 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Aggi Suzatri

TRIBUNSUMSEL.COM- Artis sekaligus penyanyi Nindy Ayunda mengaku diadang 10 orang tak dikenal di Palembang.

Tak hanya itu, kembali ke Jakarta, ia pula mengaku diteror oleh sejumlah orang.

Hal tersebut disampaikan Nindy Ayunda mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2023).

 

Kedatangannya itu ingin mencari perlindungan sebagai korban atas apa yang ia alami baru-baru ini yang membuatnya trauma.

Nindy Ayunda pun memaparkan kronologi saat kedatangannya ke Palembang, mendapat adangan oleh 10 orang yang diduga preman.

Baca juga: Nindy Ayunda Ngaku Diadang 10 Orang Tak Dikenal di Tangga Buntung Palembang

Nindy Ayunda mengaku diadang 10 orang tak dikenal di tangga buntung palembang
Nindy Ayunda mengaku diadang 10 orang tak dikenal di tangga buntung palembang (Tribunnews.com/Instagram/nindyparasadyharsono)

"Saya cerita sedikit awalnya saya mengawali perjalanan saya ke Palembang, saya terbang ke Palembang Sabtu untuk menemui seseorang di Palembang.

Kemudian sesampainya disana saya datang dari Palembang hanya berdua orang teman saya perempuan saya berpikir," kata Nindy Ayunda di Gedung LPSK, Cijantung, Jakarta Timur, dilansir dari Tribunseleb.com, Kamis (6/4/2023).

Wanita berusia 34 tahun itu tidak menjelaskan detail alasan dirinya melakukan perjalanan ke Palembang.

Nindy mengaku diadang 10 orang tak dikenal di Tangga Buntung, Palembang hingga diintimidasi di depan rumah tersebut.

"Saya datang ke sana tanpa ada niat sesuatu yang buruk setibanya disana saya langsung ke rumahnya ternyata saya dihadang sepuluh preman, sepuluh pereman ini mengintimidasi saya Alhamdulillah saya masih bisa keluar dari perkampungan," ucap Nindy Ayunsa.

"Mungkin teman-teman bisa tahu daerah Tangga Buntung, daerah disana sangat serem ya di Palembang," sambungnya.

Baca juga: Alasan Nindy Ayunda Minta Perlindungan ke LPSK, Ungkap Diteror Oknum Diduga TNI

Nindy merasa jika kedatangannya itu tidak diterima dengan baik, dan memutuskan untuk kembali ke Jakarta pada Minggu 2 April 2023.

Alih-alih merasa aman tiba di Jakarta, Nindy Ayunda menuju rumah adiknya di Kebayoran, dan di situ kembali mendapati dirinya diintasi pria-pria bertubuh tegap.

Pesan Nikita Mirzani Minta Kasus Nindy Ayunda Diusut
Pesan Nikita Mirzani Minta Kasus Nindy Ayunda Diusut (IST/kolase)

Saat itu asisten rumah tangganya (ART) melihat tiga orang tak dikenal di halaman rumahnya.

"Di depan (rumah) ada tiga orang yang mencurigakan, badannya tegap," ungkap Nindy.

Nindy Ayunda mengaku kembali mendapatkan teror sekitar pukul 22.00 WIB. Bahwa dijelaskan sang penyanyi ada sosok pria yang mencari Dito Mahendra.

"Selanjutnya sekitar pukul 22.00 WIB saat saya sedang makan bersama adik, kemudian ART kembali menginfornasikan bahwa ada orang yang mencari Bapak Dito, lalu saya meminta untuk mengunci pintu," sambungnya.

Baca juga: Respon Nindy Ayunda Saat Ditanya Kasus Tengah Heboh, Pilih Menghindar dan Pergi Menjauh: Aduh Enggak

Tidak lama berselang ia melihat puluhan oknum TNI berada di halaman rumahnya dengan melakukan pengerusakan.

Kejadian tersebut terjadi sembilan jam lamanya di kediamannya yang berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Akhirnya saya melihat oknum TNI yang mengenakan pakaian preman dan seragam sekitar 30 oranglalu tindakan mereka memasuki pekarangan tanpa izin disertai pengrusakan pada pintu garasi, pengeboran disertai teriakan. Hal tersebut terjadi mulai pukul 22.00 WIB sampai 07.00 WIB," tutur Nindy Ayunda.

Atas kejadian tersebut Nindy Ayunda meminta perlindungan hukum sebagai korban ke LPSK.

Puluhan oknum TNI tersebut pun telah dilaporkan ke Puspom (Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia).

"Atas kejadian ini telah dilaporkan ke Puspom TNI," terang Nindy Ayunda.

Seteru Nikita Mirzani ini mengaku kehidupannya jadi tidak tenang dan mencemaskan keadaan anak-anaknya.

"Keadaan saya tidak nyaman, tidak tenang. Saya juga susah bertemu anak-anak saya, karena saya enggak mau mereka tahu pergerakan saya," pungkas Nindy Ayunda.

Baca berita lainnya di Google News

Artikel selengkapnya telah tayang di Tribunseleb.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved