Paskah 2023
Kamis Putih Jadi Awal Tri Hari Suci, Pastor Petrus Sukino Ungkap Maknanya
Misa Kamis Putih digelar di Gereja Katedral Santa Maria Palembang, Kamis (06/04/2023).
Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-- Nuansa yang didominasi dengan warna putih menyelimuti ruang dalam Gereja Katedral Santa Maria Palembang.
Pada hari ini umat Katolik akan menjalani Tri Hari Suci 2023 yang dimulai dengan misa Kamis Putih , Kamis (06/04/2023).
Tri Hari Suci sendiri dimulai dari perayaan Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci.
Kamis Putih adalah peringatan perjamuan terakhir yang dilakukan Yesus Kristus kepada murid-muridNya.
"Jadi kita mulai Tri Hari Suci itu kita mulai di hari ini dengan merayakan hari Kamis Putih. Dan ini untuk mengenang perjamuan yang dilakukan Yesus bersama para muridnya," ujar Pastor Petrus Sukino, Kamis (06/04/2023)
Lebih lanjut Romo Sukino juga menuturkan bahwa dengan mengenang perjamuan Yesus kepada para murid, di hari ini juga diajak untuk melihat puncak pelayanan Yesus.
" Dan dalam peristiwa itu juga Yesus membasuh kaki para murid dan itulah simbol pelayanan dimana Yesus tidak setengah-setengah memberikan pelayanan, namun sampai disalibkan," tambahnya.
Untuk pembasuhan kaki menurut Romo Sukino di gereja Santa Maria sendiri juga dilakukan dengan memakai perwakilan dari umat sebanyak dua belas orang untuk menggantikan ke dua belas rasul.
"Kemarin waktu pandemi tidak kita lakukan dan sekarang situasi sudah normal dan kita akan lakukan kembali untuk pembasuhan kaki," imbuhnya
Setelah pembasuhan kaki, dalam perayaan Kamis Putih ini, umat Katolik akan menjalani ibadat Tuguran.
"Yesus berdoa di taman Getsmani dan di sana Yesus dalam pergulatan besar karena Yesus akan di salibkan. Oleh karena itu pada Tuguran tersebut kita diajak untuk merasakan bagaimana pergulatan Yesus, kita mensyukuri bahwa Yesus tetap teguh tetap taat kepada Bapa nya," tambahnya.
Baca juga: Jadwal Misa Pekan Suci Paskah 2023 di Gereja Katedral Santa Maria Palembang
Tak hanya itu saja menurut Romo Sukino di Gereja Santa Maria sendiri juga sudah mengantisipasi membludaknya umat yang datang.
"Kita siapkan ruang aula dan kami pasang monitor juga untuk mengantisipasi banyaknya umat, dan untuk lahan parkir kita siapkan di basemen dan di pinggir jalan,"
Tak hanya itu, dari pengamanan sendiri pihak kepolisian juga telah memasang mesin Metal Detector yang dipasang di gereja agar perayaan misa berjalan dengan lancar dan semuanya clear.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.