Angin Puting Beliung di Lubuklinggau
Tiga Bulan Terakhir Dua Kali Angin Puting Beliung di Lubuklinggau, Paling Parah di Simpang Periuk
Tiga bulan terakhir dua kali angin puting beliung di Lubuklinggau, paling parah di Simpang Periuk.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Tiga bulan terakhir dua kali angin puting beliung di Lubuklinggau, paling parah di Simpang Periuk.
Hujan deras dan angin kencang menerbangkan puluhan atap rumah warga di RT 05 Kelurahan Simpang Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau Sumsel.
Dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa 28 Maret 2023 kemarin pukul 17.50 Wib ini dua warga mengalami luka ringan dan satu luka berat.
Staf Dinsos dan Tagana Kota Lubuklinggau, Nopi menyampaikan dalam tiga bulan terakhir baru dua kali terjadi kasus angin puting beliung.
"Dalam tiga bulan terakhir baru terjadi dua kali, semuanya di wilayah Lubuklinggau Selatan," ungkapnya pada wartawan, Rabu (29/3/2022).
Namun, dari dua peristiwa itu yang paling parah yang terjadi terakhir kemarin, jumlah rumah yang rusak parah mencapai puluhan, bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.
"Yang kedua ini jumlah rumahnya lebih banyak ketimbang yang pertama," ujarnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Anak Bunuh Ibu Kandung di Muba Sumsel, Korban Ditusuk Saat Tadarus di Masjid
Nopi menyampaikan, titik rawan puting beliung di wilayah Lubuklinggau Barat yakni Kelurahan Ulak Lebar, Tapak Lebar, Pelita Jaya, Sukajadi.
Kemudian, untuk wilayah Lubuklinggau Utara yakni Petanang Ilir, Petanang Ulu, dan Eka Marga, sementara wilayah Lubuklinggau Selatan yakni Karang Ketuan.
"Penyebabnya angin puting beliung sering terjadi karena perubahan cuaca, tanda-tandanya hujan deras disertai badai," ungkapnya.
Warga Panik Selamatkan Diri
Angin puting beliung sapu puluhan rumah di Lubuklinggau, warga panik selamatkan diri.
Peristiwa angin puting beliung yang terjadi Selasa 28 Maret kemarin petang ini merusak puluhan rumah warga lainnya di wilayah Lubuklinggau Selatan II.
Salah satu korban Sabariman kini terbaring lemah ditempat tidur, kaki kanannya terkilir ketika lari menyelamatkan diri saat kosannya diterjang puting beliung.
Akibat peristiwa itu pun Sabariman terpaksa harus mengungsi ketempat saudaranya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Angin-puting-beliung-di-Simpang-periuk-Lubuklinggau.jpg)