Berita Viral
Hidup Mario Dulu Pamer Harta Sana Sini, Kini Stress Didalam Tahanan Setelah Tersangka Aniaya David
Kehidupan Mario Dandy Satriyo putra mantan pejabat Ditjen Pajak berubah 180 derajat semenjak jadi tersangka kasus penganiayaan David (17).
TRIBUNSUMSEL.COM -- Kehidupan Mario Dandy Satriyo putra mantan pejabat Ditjen Pajak berubah 180 derajat semenjak jadi tersangka kasus penganiayaan David (17).
Sebelumnyam Mario Dandy sudah terbiasa hidup bermewah-mewahan dan pamer harta sana-sini.
Kini meratapi nasibnya dan merasakan dinginnya lantai penjara tanpa kasur yang empuk dan pakaian yang nyaman.
Mario Dandy ditahan lantaran melakukan penganiayaan pada anak pengurus GP Ansor, D (17), hingga koma.
Ia pun lantas menjadi sorotan setelah warganet membongkar gaya hidup anak pejabat yang kerap memamerkan kekayaannya tersebut.
Melansir Tribunstyle.com, Dalam berbagai konten yang dibagikan di media sosial, Mario Dandy kerap terlihat mengendarai sejumlah kendaraan mewah.
Antara lain motor Harley Davidson dan mobil Jeep Rubicon yang kini telah disita sebagai barang bukti.
Sempat mengangkat kepalanya ketika ditetapkan tersangka dan dirilis polisi di depan publik, Mario Dandy kini dikabarkan mengalami tekanan.
Ia diduga merasa syok setelah menyadari perbedaan drastis kehidupan di penjara dan kehidupan lawasnya yang bergelimang harta.
"Mario diam aja, stres dia dimasukin ruang tahanan sementara," terang Kapolsek Pesanggrahan Kompol Tedjo Asmoro kepada TribunJakarta.com, Rabu (8/3/2023).
Dijelaskan bahwa penjeblosan Mario ke dalam sel disaksikan langsung oleh pihak keluarga korban yang meminta hal tersebut.
"Itu juga langsung pihak korban, 'Pak langsung masukin sel'. Kita ikuti, karena kan ada status tersangka kan. Kita masukin sel bawah dilihat langsung oleh keluarga korban," imbuhnya.
Padahal sebelumnya, Mario Dandy masih bisa bersikap angkuh dan berdiri tegap ketika telah ditetapkan sebagai tersangka.
Gestur tubuh dan sikap Mario Dandy ketika dihadirkan dalam konferensi pers juga dinilai oleh pakar sebagai bukti bahwa Dandy memang tak takut dilaporkan ke polisi.
Dikutip dari TribunJakarta, Mario Dandy diketahui juga memberikan jawaban-jawaban singkat saat diperiksa oleh pihak kepolisian.
Informasi ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi yang sempat menanyai Dandy.
"Pas kemarin aku tanya 'kamu nyesel?' 'Ya nyesel lah bu'," kata Nurma saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/2/2023).
Meski memberikan jawaban singkat, Nurma melihat Dandy sudah menunjukkan penyesalan.
"Iya nyesal. 'Kenapa bisa begitu sih?', saya gituin. Dia bilang 'ya gitu lah', gitu doang. Raut mukanya juga keliatan kalau nyesal," ungkap Nurma.
Di sisi lain, Pakar mikro ekspresi Monica Kumalasari membandingkan sikap tubuh Dandy dengan tersangka Shane Lukas yang terus menunduk ketika dihadirkan dalam konferensi pers oleh pihak kepolisian.

"Ekspresi yang bersifat genuine adalah ekspresi yang ditampilkan otot-otot wajah kita. Kita memiliki 43 muscles di wajah yang itu bertanggung jawab atas apa yang dirasakan seseorang,” kata Monica dalam program Kompas Petang di Kompas TV, Sabtu (25/2/2023).
"Yang kita lihat di sini adalah mulai dari gestur yang bersangkutan, itu menunjukkan high power pulse. Kemudian juga dari ekspresinya tidak menunjukkan ketakutan atau kesedihan karena telah menyebabkan suatu kerugian bagi banyak orang,” lanjutnya.
Monica melihat tak ada rasa empati dari diri Dandy ketika yang bersangkutan dihadirkan di muka publik.
"Ini menunjukkan yang bersangkutan ini masih berani menghadapi publik, dan bila rekamannya (yang beredar) benar bahwa yang bersangkutan mengatakan tidak takut dilaporkan ke polisi, konsisten dengan apa yang ditunjukkan saat ini,” kata Monica.
Hasil Rekontruksi Penganiayaan
Mario Dandy Satriyo (20) terlihat menunduk ketika memeragakan adegan peganiayaan Crystalino David Ozora (17) dalam rekonstruksi ulang hari ini, Jumat (10/3/2023).
Dalam rekonstruksi ulang yang dilaksanakan tersebut, tersangka Mario dan Shane didatangkan langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) penganiayaan David yakni di Perumahan Green Permata Residance, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Kemudian, ketika memerankan adegan akan menendang kepala David, Mario terlihat menunduk dan beberapa kali memejamkan mata.
Terdengar pula sorakan dari orang-orang yang sedang menonton rekonstruksi ulang penganiayaan saat Mario memerankan adegan itu.
Gegara Kasus Mario Dandy Aniaya David, Karir Rafael Alun Hancur Dalam 17 Hari, 40 Rekening Diblokir (KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO dan Tribun Jakarta)
Sebelum Mario melakukan aksinya tersebut, penyidik menyebutkan bahwa Mario berpindah posisi terlebih dahulu ke sebelah David dengan cara melangkahi tubuhnya.
"Adegan selanjutnya, MDS (Mario Dandy Satriyo) berpindah posisi ke sebelah korban (David) dengan cara melangkahi tubuh korban yang sudah tak berdaya," ucap salah satu penyidik, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Jumat (10/3/2023).
Penyidik juga mengungkapkan peran dari tersangka Shane Lukas (19) pada saat itu yakni tetap merekam dan AGH (15) menyaksikannya.
"Perannya SL (Shane Lukas) tetap merekam, anak AGH menyaksikan," kata penyidik.
Kemudian, memasuki adegan selanjutnya yakni saat Mario akan menendang kepaa David.
Diketahui Mario menendang kepala David bagian kiri, tepatnya yakni di telinga sebelah kiri dengan melakukan ancang-ancang terlebih dahulu sebelumnya.
"Adegan selanjutnya, tersangka MDS (Mario Dandy Satriyo) menendang kepala korban bagian sebelah kiri, tepatnya telinga sebelah kiri dengan ancang-ancang beberapa langkah kilo meter dari kepala korban."
"Dengan berlari, tersangka menghantam kepala korban," kata penyidik.
AGH Tidak Hadir dalam Rekonstruksi Ulang
Pacar Mario, AGH diketahui tidak dihadirkan dalam rekonstruksi ulang yang digelar hari ini.
"Tidak (AG tidak dihadirkan dalam rekonstruksi)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Jumat (10/3/2023).
Ketidakhadiran AGH, kata Trunoyudo karena dalam rekonstruksi itu merujuk pada sistem Peradilan Anak.
"Iya, terkait dengan sistem peradilan anak. Penyidik taat dan patuh pada sistem peradilan anak," ujar dia.
Sebagai informasi, sebelumnya diketahui bahwa terjadi aksi penganiayaan oleh Mario Dandy Satriyo (20) terhadap David.
Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Senin (20/2/2023) lalu.
Awalnya polisi mengatakan bahwa pacar Mario berinisial AGH yang menceritakan dirinya mendapatkan perlakuan tidak baik dari David kepada Mario.
Sehingga membuat Mario marah kemudian menganiaya David.
Namun, belakangan ini pihak kepolisian mengungkapkan bahwa ada wanita lain yang menyulut amarah Mario hingga tega menganiaya David.
Saat jumpa pers kedua pada Jumat (24/2/2023) lalu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa wanita lain yang disebut menyampaikan cerita kepada Mario itu berinisial APA.
"Kronologinya adalah di awal atau sekitar bulan Januari 2023, tersangka MDS (Mario) mendapatkan informasi dari temannya yaitu saudari APA yang menyatakan bahwa saksi AGH sekitar tanggal 17 Januari 2023 itu mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari korban (David)," ungkap Ade.
Selanjutnya, Mario mengonfirmasi ke AGH kemudian menghubungi temannya, yakni Shane Lukas (19).
"Setelah anak AGH dikonfirmasi oleh tersangka MDS (Mario), akhirnya di tanggal 20 Februari 2023 tersangka MDS menghubungi tersangka S (Shane), kemudian tersangka S bertanya, 'kamu kenapa?'" ujar Ade Ary.
"Akhirnya tersangka MDS emosi, kemudian tersangka S menjawab, 'gua kalau jadi lu, pukulin saja. Itu parah Den'," imbuhnya.
Kemudian, beberapa hari sebelum kejadian, Mario mencoba mengonfirmasi kepada David.
"Beberapa hari sebelum kejadian tersangka mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada korban. Kemudian korban tidak menjawab dan tidak bisa bertemu," kata Ade saat merilis kasus ini, Rabu (22/2/2023).
Setelah itu, Mario kemudian datang ke rumah teman korban. Tersangka Mario datang bersama AGH dan Shane menggunakan mobil Jeep Rubicon berwarna hitam.
Setibanya di depan rumah R, AGH menghubungi David dan memintanya untuk keluar.
Tak lama setelah itu, korban pun keluar menemui Mario dan AGH. Pada momen tersebut, tersangka mencoba mengonfirmasi soal perbuatan tidak menyenangkan yang diadukan AGH.
Sebelumnya sempat terjadi perdebatan antara Mario dan David, kemudian akhirnya terjadilah penganiayaan terhadap David secara brutal di belakang mobil Mario.
"Pelaku menendang kaki korban sehingga korban terjatuh, kemudian pelaku memukul korban berkali-kali menggunakan tangan kanan pelaku."
"Kemudian saat korban sudah terjatuh, pelaku menendang kepala korban. Kemudian menendang perut korban," ungkap Ade Ary.
(*)
Berita ini sudah tayang di TribunStyle.com dengan judul 'Stres!' Kontras Kini Kehidupan Mario Dandy, Dulu Pamer Harta Sana-sini, Kini Pasrah Dikurung.
Baca berita lainnya di Google News.
Beredar Foto Ahmad Sahroni Diduga Hendak ke Singapura, Youtuber Ferry Irwandi Sebut Pengecut |
![]() |
---|
PENGAKUAN Saksi Mata Lihat Mobil Rantis Brimob Lindas Ojol Saat Bubarkan Demonstran, Semua Dihajar |
![]() |
---|
MOBIL Baraccuda Brimob Lindas Driver Ojol di Pejompongan, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Leganya Ridwan Kamil Hasil Tes DNA Buktikan CA Bukan Anaknya, Fitnah Lisa Mariana Terpatahkan |
![]() |
---|
Ini Pekerjaan Sintya Cilla Buat Denny Sumargo Syok, Rela Berkorban Uang Demi Ketemu Dj Panda |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.