Berita Palembang
Viral Antrean Pasien di RSMH Palembang Letakkan Helm dan Batubata, Pihak Rumah Sakit Angkat Bicara
Postingan viral antrean pasien di RSMH tersebut terlihat foto keluarga pasien meletakkan helm dan batubata karena terlalu lama antre.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Viral beredar di media sosial keluhan pasien Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Muhammad Hoesin keluhan pasien yang antre di Poli Rehab medik.
Postingan viral antrean pasien di RSMH tersebut terlihat foto keluarga pasien meletakkan helm dan batubata karena terlalu lama antre.
Dalam postingan tersebut salah seorang keluarga pasien menyampaikan narasi jika ia sudah mengantre sejak pukul 02:00 WIB dinihari.
Namun sampai pagi belum mendapatkan antrian.
"Min bantu up di rumah sakit umum, poli rehab medik, jaman lah canggih tapi antrian model cak ini, lah dari jam 2 soboh biar dapat kebagian antri terapi tumbuh anak, " tulis narasi tersebut, Jumat (20/1/2023).
Disebutkan jika antrean dibatasi sampai nomor 24.
Dalam postingan itu juga terlihat sejumlah keluarga pasien meletakkan batu, helm hingga air mineral untuk mencegah antrian disalip.
"Mano pasien dibatasi sampai nomor 24, kasian uong lah jauh ke RSMH dak kebagian layanan terapi. Tolong pihak rsmh perbaiki sistem pelayanan rehabilitas mediknyo, biar lebih mudah dan nyaman dan semua yang datang bisa dilayani, " sambungnya.
Baca juga: Pelantikan Kaffah Wabup Muara Enim Terpilih 25 Januari 2023, Dilantik Gubernur di Palembang
Menanggapi hal itu pihak RSMH tidak membantah adanya kejadian tersebut.
Menurut kepala Humas RSMH peristiwa itu terjadi pada Kamis (19/1/2023).
Hidayati menegaskan sejumlah pasien atau keluarga pasien juga sudah diberikan edukasi agar dapat antre sesuai jam yang sudah ditentukan.
"Kejadian itu terjadi saat hujan. Pasien dan keluarga sudah diedukasi oleh petugas bahwa antri mulai pukul 07.00 WIB. Sudah kami tempelkan juga pengumuman. Tapi, pasien dan keluarga mengabaikan edukasi tersebut," kata Hidayati, dikonfirmasi via telepon.
Ia membantah jika antrean dibatasi sampai nomor tertentu.
Justru di Poli rehab medik juga banyak melayani pasien lain sehingga menunggu giliran setelah pelayanan selesai.
"Di sana itu bukan cuma Poli rehab saja ada banyak jenis. Jadi penanganannya juga beragam ada yang lama, harus menunggu giliran, " katanya.
Untuk menjawab solusi yang diminta masyarakat pihaknya telah menyiapkan aplikasi khusus untuk antrean di Poli Rehab Medik.
"Februari nanti kami akan luncurkan aplikasi untuk pasien Poli rehab medik yang mau antre. Di sana sudah ada jam nya jam berapa dijadwalkan datang, kalau bisa setengah jam sebelumnya sudah datang, " ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Postingan-viral-antrean-pasien-di-RSMH-letakkan-helm-dan-batubata.jpg)