Berita Palembang

3 Pesawat Mendarat Darurat di Bandara SMB II Palembang, Cuaca Buruk di Pulau Jawa

Tiga pesawat komersil mendarat darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB II) Palembang selama libur Nataru akibat cuaca buruk di Pulau Jawa.

TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Tiga pesawat komersil mendarat darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB II) Palembang akibat cuaca buruk di Pulau Jawa. Kejadian ini selama periode libur Nataru 2022. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tiga pesawat komersil mendarat darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB II) Palembang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Bandara SMB II Palembang sendiri, jadi tujuan pendaratan darurat pesawat atau alternite aerodrome dikondisikan cuaca yang buruk beberapa waktu lalu di Pulau Jawa.

Eksekutif General Manager Bandara SMB II Palembang, R Iwan Winata mengatakan, ketiga pesawat tersebut membawa penumpang penerbangan domestik dari Denpasar (Bali), Pekanbaru (Riau), dan Makassar (Sulawesi Selatan) tujuan ke Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta).

Menurut dia, masing-masing pilot pesawat itu terpaksa mengambil keputusan mendarat darurat di Bandara SMB II Palembang lantaran cuaca buruk di Jakarta, pada Jumat 30 Desember 2022 pagi.

"Pilot membawa kru dan penumpangnya di Bandara SMB II ini tidak lebih dari 60 menit saja. Setelah, cuaca di Jakarta yang mengalami badai kembali kondusif mereka melanjutkan perjalanan dan mendarat selamat di Bandara Soekarno-Hatta," katanya.

Kondisi cuaca buruk memang menjadi tren isu dalam perjalanan Natal dan Tahun Baru periode ini sebagaimana yang telah diperkirakan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat.

Baca juga: Mantan Napi Ngamuk Bacok Warga dan Polisi di Palembang, Minta Uang Untuk Beli Sabu

Kendati demikian dia menyatakan secara keseluruhan pelayanan penerbangan di Bandara SMB II Palembang selama periode itu berlangsung lancar sesuai standar operasional yang ditetapkan.

Sementara selama masa Nataru 19 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023, mereka mencatat ada 814 pergerakan pesawat yang mengangkut sebanyak 109.274 orang penumpang penerbangan domestik.

Jumlah penumpang Bandara SMB II tersebut mengalami peningkatan sekitar 77 persen ketimbang saat perjalanan Natal dan Tahun Baru periode tahun 2021.

“Puncaknya tertingginya terjadi pada 23 Desember 2022 dengan jumlah 8.373 penumpang atau sebanyak 55 pergerakan pesawat. Ini sekaligus melampaui jumlah penumpang perjalanan lebaran Idul Fitri kemarin,” paparnya.

Ditambahkannya, peningkatan jumlah penumpang itu terjadi akibat adanya relaksasi perjalanan penerbangan saat ini usai terdampak Covid-19.

Di sisi lain, dengan melihat kondisi yang berangsur membaik itu pihaknya berharap, pemerintah kembali membuka penerbangan internasional secara langsung di Bandara SMB II Palembang di tahun 2023 ini.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved