Berita Palembang
Heboh Pengamen Panjat Tower Telekomunikasi di Talang Putri Plaju Palembang, Ini yang Dilakukan
Heboh seorang pemuda yang sehari-hari sebagai pengamen memanjat tower telekomunikasi di Jalan Kapten Abdullah, Talang Putri Plaju, Palembang
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Heboh seorang pemuda yang sehari-hari sebagai pengamen memanjat tower telekomunikasi milik salah satu provider di Jalan Kapten Abdullah, Kelurahan Talang Putri Kecamatan Plaju, Kamis (15/12/2022) sore.
Aksi pemuda tersebut menarik perhatian warga yang datang berbondong-bondong untuk membujuk pemuda tersebut turun, sehingga jalan menjadi macet karena banyaknya kendaraan yang setop dan menyaksikan.
Pemuda tersebut diketahui bernama Aji (22) warga Jalan Kapten Abdullah Lorong Banyu Biru I.
Dari pantauan ia terlihat berdiri di atas tower kemudian membuka bajunya dan tak mendengarkan ketika sang ibu memanggilnya.
Menurut informasi yang dihimpun dari warga, pemuda tersebut sudah mulai memanjat tower telekomunikasi sejak pukul 15:00 WIB.
"Sekitar jam 3 an dia sudah manjat di tengah, " ujar seorang warga yang tidak diketahui namanya.
Baca juga: Polairud Polda Sumsel 24 Jam Siaga Amankan Nataru 2022, Turunkan 25 Personel Berjaga di Perairan
Laili ibu kandung Aji mengatakan ia mendapat informasi jika sang anak memanjat tower dari tetangga.
Sebelum kejadian anaknya sempat ada di rumah dan tiba-tiba sudah pergi dari rumah.
"Tetangga yang memberi tahu kalau anak saya manjat tower. Saya awalnya tidak percaya terus saya cek ternyata dia sudah di atas, " ujar Laili.
Ia menerangkan anaknya beberapa kali kerasukan usai pulang mengamen dan saat ini belum sembuh di rukiyah.
"Saya tidak ada biaya untuk bawa dia berobat, saat ini lagi di rukiyah tapi belum selesai. Dia pernah kerasukan waktu pulang ngamen, " jelasnya.
Laili menyebutkan jika sang anak tidak pernah mengalami masalah dengan dirinya sebelumnya. Hanya saja pernah satu kali Aji mengeluh kesulitan mencari uang.
"Dia pernah bilang 'alangke susahnya aku nak cari makan' sambil marah. Saya sudah tidak punya suami penghasilan minim," katanya.
Sampai saat ini polisi dan keluarga bersama warga masih berupaya membujuk Aji untuk turun dari tower tersebut.
Baca berita lainnya langsung dari google news
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pemuda-yang-sehari-hari-sebagai-pengamen-memanjat-tower-telekomunikasi-di-Palembang.jpg)