Berita Selebriti

Ini Alasan Hakim Tolak Eksepsi yang Diajukan Nikita Mirzani Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik

"Eksepsinya udah masuk ke pokok, kalau udah masuk ke pokok udah pasti sidang selanjutnya," ucap Fahmi dilansir dari Tribunnews.com, selasa (6/12/2022)

Editor: Moch Krisna
(tribun banten)
Nikita Mirzani dan Ferdinand Hutahaean saat mendatangi Mapolresta Serang Kota, Selasa (25/10/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Pengacara Nikita Mirzani beberkan alasan Hakim tolak eksepsi yang diajukan klienya terkait kasus pencemaran nama baik Dito Mahendra.

"Kami anggap bahwa hakim tidak menerima ya."

"Karena hakim memandang banyak eksepsi terkait pokok perkara itu sah-sah saja."

"Eksepsinya udah masuk ke pokok, kalau udah masuk ke pokok udah pasti sidang selanjutnya," ucap Fahmi dilansir dari Tribunnews.com, selasa (6/12/2022).

Fahmi menambahkan alasan hakim menolak eksepsi Nikita Mirzani lantaran pada eksepsi tersebut telah masuk ke pokok perkara, seperti kerugian dan sebagainya.

"Hakim tidak mempertimbangkan eksepsi kami karena kami sudah masuk ke pokok perkara, misalnya kerugian dan sebagainya," jelas Fahmi.
 
Tim kuasa hukum Nikita Mirzani mengajukan sekitar sembilan poin eksepsi, namun hanya tiga poin yang dipertimbangkan oleh majelis hakim.

"Kita mengajukan setikar sembilan poin eksepsi, namun hanya tiga yang dipertimbangkan hakim," ucap Usman.

Kuasa hukum Nikita Mirzani menilai bahwa kasus ini dipaksa untuk di sidangkan di Pengadilan Negeri Serang.

"Intinya perkara ini dipaksa untuk sidang di Pengadilan Negeri Serang. Keseimpulannya dipaksa untuk sidang di sini," tegas fahmi.

Bahkan ia menyebut ada salah seorang saksi yang menyebabkan perkara ini ada di Pengadilan Negeri Serang.

"Kita lihat nanti di dalam proses persidangan, ada saksi yang menyebabkan perkara ini ada di pengadilan ini."

"Nanti kita lihat saksi itu sebenarnya seperti apa," tambah Fahmi.

Disinggung salah seorang wartawan yang menanyakan apakah hal tersebut segaja dimasukan dalam eksepsi, Fahmi enggan menerangkan hal itu.

Fahmi mengatakan, itu adalah strategi seorang pengacara untuk mengungkap sebuah masalah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved