Berita Nasional

Nasib Oknum Polisi di Cirebon Ditangkap Karena Edarkan Obat Keras, Terancam 15 Tahun Penjara

Nasib Oknum Polisi di Cirebon Ditangkap Karena Edarkan Obat Keras, Terancam 15 Tahun Penjara

Editor: Slamet Teguh
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Nasib Oknum Polisi di Cirebon Ditangkap Karena Edarkan Obat Keras, Terancam 15 Tahun Penjara 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kinerja oknum kepolisian kini kembali menjadi sorotan.

Kali ini, ada oknum polisi di Cirebon ditangkap karena edarkan obat keras.

Seperti diketahui, Satuan Narkoba Polres Cirebon, Jawa Barat menangkap seorang oknum polisi berpangkat Bripda yang diduga mengedarkan obat keras, Sabtu (3/12/2022).

Oknum polisi tersebut berinisial DAS dan bertugas di Polsek Utara Barat, Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Fahri Siregar menjelaskan keterlibatan Bripda DAS dalam praktik jual beli obat keras terungkap ketika ada penggeledahan di tempat tinggal Bripda DAS.

Penggeledahan dilakukan oleh Petugas gabungan Narkoba dan Seksi Propam Polres Cirebon Kota.

Ketika penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 7 butir pil obat keras terbatas jenis dextro. 

“Tim gabungan melakukan penggeledahan di kosan bripda DAS, di Kalikoa, dan juga ditemukan barang bukti 7 butir pil obat keras terbatas jenis dextro. Namun di lokasi tersebut, kami tidak menemukan tersangka Bripda DAS,” ujarnya pada Sabtu (3/12/2022) dikutip dari Kompas.com.

Karena Bripda DAS tidak ada di lokasi penggeledahan dan diduga melarikan diri ke kota Solo menggunakan kereta api.

Pengangkapan Bripda DAS dibantu oleh Polresta Solo di stasiun Solo Balapan setelah pelaku turun dari kereta.

Petugas juga mengamankan barang bukti obat-obatan keras lainnya dari tangan Bripda DAS.

"Kami langsung membawa Bripda DAS ke Mapolres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya dikutip dari TribunJatim.com.

Baca juga: Tangis Ibu Bharada E Lihat Nasib Anaknya, Dulu Berseragam Polisi Kini Pakai Baju Tahanan

Baca juga: Polisi Segera Umumkan Hasil Dari Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres, 28 Saksi Kini Sudah Diperiksa

Setelah ditangkap dan diperiksa terungkap fakta jika Bripda DAS mendapatkan pbat-obat tersebut dari media sosial dan membelinya sebanayak 1.000 butir obat terbatas.

Kini sebagian obat terbatas sudah diedarkan dan tersisa beberapa butir yang saat ini menjadi barang bukti.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved