Berita OKU Timur

Jual 3 Ton Solar Dapat Rp 4 Juta, Pengakuan Tersangka Penimbunan Solar Subsidi di OKU Timur

Polda Sumsel melakukan penggrebekan di sebuah rumah di OKU Timur yang diduga tempat penimbunan BBM jenis solar subsidi. Diamankan terrsangka TH.

Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/FRANSISCA KRISTELA
Polda Sumsel melakukan penggrebekan di sebuah rumah di OKU Timur yang diduga tempat penimbunan BBM jenis solar subsidi,. Diamankan terrsangka TH dan barang bukti lainnya, Selasa (29/11/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Anggota Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel melakukan penggrebekan di sebuah rumah di OKU Timur yang diduga menjadi tempat penimbunan BBM jenis solar subsidi.

Diamankan seorang tersangka penimbun solar subsidi inisial TH serta sejumlah barang bukti lain.

Kepada polisi TH mengakui, dirinya sudah mulai melakukan tindakan ini sejak beberapa bulan terakhir.

"Saya sudah 6 bulan melakukan ini, dan untuk keuntungan perbulannya saya bisa mendapatkan uang sebesar 4 juta rupiah," ujar tersangka TH.

Menurut penuturan TH dirinya mendapatkan minyak tersebut dari pihak kedua, yang mana dalam sebulan dirinya membeli sebanyak 3 ton minyak.

Terkait kasus yang menjeratnya, TH disangkakan melanggar pasal 55 undang undang no 22 tahun 2001 Tentang minyak dan gas bumi yang telah diubah pada Pasal 40 angka 9 Undang - undang Nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, Jo Pasal 480 KUHPidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar.

Baca juga: Kebakaran di Bagus Kuning Plaju Palembang Hanguskan 1 Rumah, Polisi Ungkap Dugaan Asal Api

Sebelumnya, penggrebekan dilakukan di salah satu rumah di Jalan Gumari RT 03 RW 02 Dusun II Desa Sidodadi Kecamatan Belitang I Kabupaten OKU Timur, Kamis (24/11/2022).

Dalam penggerebekan tersebut petugas turut mengamankan pelaku yang berinisial TH yang pada saat dilakukan penggerebekan tersebut, dirinya sedang membenahi serta merapikan terpal di mobil pick up yang terisi beberapa muatan diriken yang diduga berisi BBM jenis Solar.

Selanjutnya BBM jenis solar yang sudah ditata tersebut rencananya akan dijual kembali kepada pengecer.

"Penggerebekan ini terjadi setelah kami mendapat laporan pengaduan yang berasal dari masyarakat terkait dengan adanya aktivitas dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, dan setelah mendapat laporan tersebut anggota kami segera melakukan penyelidikan," ujar Dirkrimsus Polda Kombes Pol Barly Ramadhani SIK. Selasa (29/11/2022).

Menurut penuturannya, BBM jenis solar subsidi tersebut akan dijual kembali atau akan dipasarkan oleh tersangka kepada masyarakat di daerah BK 9 Desa Rejosari Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur dengan harga Rp 305 ribu per 34 liter.
Keuntungan bisa tersangka dapatkan sekira Rp 19.400 untuk per 34 liter.

Dalam penggrebekan tersebut, turut diamankan sejumlah barang bukti. Seperti satu unit mobil pick up merk Daihatsu warna putih dengan plat nomor polisi BE 8681 ZF.

Diamankan juga 22 jeriken yang mampu menampung 35 liter berisikan BBM jenis solar subsidi, 70 buah jeriken kapasitas 35 liter dalam keadaan kosong, satu buah timbangan, dua buah corong, satu buah selang ukuran lebih kurang 1,5 meter.

Juga satu buah buku catatan dan satu unit Handphone merk Vivo Y 121 warna biru, dan uang tunai sebesar Rp 300 ribu.

Baca berita lainnya langsung dari google news

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved