Berita Muratara

Angkut 10 Jeriken Solar Subsidi, Polisi Tangkap Warga Beringin Makmur II Muratara

Polisi menangkap seorang pria berinisial SU (54) karena mengangkut 10 Jeriken Solar Subsidi diduga dari SPBU.

Dokumentasi Polisi
Tersangka SU ditangkap Sat Reskrim Polres Muratara diduga menyalahgunakan solar subsidi di Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir. 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Rahmat Aizullah 


TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Sat Reskrim Polres Musi Rawas Utara (Muratara) menangkap seorang pria berinisial SU (54), warga Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir.

Kasi Humas Polres Muratara, AKP Joni Indrajaya mengungkapkan tersangka SU ditangkap atas kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.

"Tersangka ditangkap saat sedang mengangkut solar-solar itu, dimasuknya dalam jeriken," kata AKP Joni Indrajaya dikonfirmasi TribunSumsel.com, Minggu (27/11/2022) malam.

Polisi masih memintai keterangan tersangka terkait hendak dibawa kemana barang bukti solar sebanyak 10 jeriken 30 liter tersebut. 

Polisi juga masih mendalami sudah berapa sering tersangka melakukan aktivitas yang merugikan negara itu. 

"Masih kita mintai keterangan, masih kita dalami. Untuk sementara ini barang bukti yang diamankan ada 10 jeriken berisi minyak solar, total sebanyak 300 liter," katanya. 

Joni mengatakan bila tersangka terbukti menyalahgunakan BBM bersubsidi, artinya melakukan perbuatan yang merugikan negara sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

Baca juga: Pria Ini Diduga Buat Suku Anak Dalam di Muratara Kecanduan Narkoba, Polisi: Pasiennya Sudah Ada

Minyak solar yang diangkut tersangka itu, kata Joni, diduga berasal dari SPBU setempat. 

Minyak tersebut dibawa oleh tersangka menggunakan mobil Mitsubishi Strada warna silver bernomor polisi BG 8434 N dengan ditutupi terpal. 

"Dia membawanya pakai mobil, anggota menangkapnya di jalan saat patroli, belum tahu barang itu mau dibawa kemana oleh tersangka, masih didalami," ujar Joni

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved