Mayat di Lorong Terusan 5 Ulu Palembang

Keluarga Sempat Cari Roni, Hingga Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Terusan 5 Ulu Palembang

Haryati menyebut jika setiap hari suaminya selalu membawa palu yang digunakan untuk memecahkan batu, dan biasanya pulang ke rumah selepas maghrib. 

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Rachmad Kurniawan
Haryati (52) Istri Roni, mayat pria yang ditemukan tewas dan sudah membengkak di Lorong Terusan 5 Ulu Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kabar ditemukannya Roni (49) warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Terusan 1, Kelurahan 5 Ulu, Palembang dalam keadaan tewas dan sudah membengkak membuat keluarga syok. 

Sang Istri, Haryati (52) mengatakan mulanya suaminya itu pamit untuk mencari batu dan meminta uang sebesar Rp 5 ribu kepadanya untuk membeli rokok. 

"Hari Rabu itu dia habis pulang ke rumah waktu siangnya, lalu pergi lagi sekitar pukul 3 sore. Sempat minta uang ke saya buat beli rokok katanya, sudah dari situ tak pulang-pulang, " ujar Haryati, Sabtu (26/11/2022). 

Roni, suaminya sehari-hari bekerja sebagai pencari batu pecahan untuk kemudian dijual.

Haryati menyebut jika setiap hari suaminya selalu membawa palu yang digunakan untuk memecahkan batu, dan biasanya pulang ke rumah selepas maghrib. 

"Setiap hari dia pergi pagi pak, lalu siang pulang. Lalu nanti pergi lagi dan pulang sebelum maghrib, " ujarnya. 

Baca juga: Mayat di Lorong Terusan 5 Ulu Terindentifikasi Roni Pencari Batu, Korban 3 Hari Tidak Pulang

Baca juga: BREAKING NEWS: Geger Temuan Mayat Pria di Lorong Terusan 5 Ulu Palembang, Kondisi Membengkak

Roni yang tidak pulang membuat keluarga cemas, kedua anak Roni pun sempat mencari keberadaan sang ayah keesokan harinya namun tidak ketemu. 

Ironisnya, salah satu anaknya mencari di sekitar tempat yang dimana Roni ditemukan sudah tak bernyawa. 

"Dua hari lalu anak saya juga cari di sekitar sini pak (TKP) karena memang kalau cari batu dia pasti kesini, tapi tidak terlihat oleh anak saya," katanya. 

Roni akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dan sudah membengkak, jenazahnya ditemukan pertama kali oleh anak-anak yang hendak mengejar layang-layang. 

"Saya dapat informasi dari warga katanya suami saya ketemu tapi sudah begini kondisinya, " ujarnya. 
 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved