Berita Nasional
Sosok Ismail Bolong, Mantan Intel Polisi Sebut Komjen Agus Andrianto Terima Suap Tambang Ilegal
Inilah sosok Ismail Bolong mantan polisi sekaligus pengusaha tambang di Kalimantan Timur yang kini dikabarkan ditangkap tim dari Mabes Polri.
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Terkait kehidupan sosial, pria berdarah Bone tersebut mengatakan Ismail Bolong dan keluarga merupakan pribadi yang santun, rendah hati, mau berbaur dan selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan lingkungan.

Pada 12 Februari 2022 lalu, ia dilantik sebagai Ketua Dewan DPP Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) Kalimantan Timur, sebagaimana dilansir TribunKaltim.co.
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Yusuf Sutejo, mengatakan Ismail Bolong sebelumnya adalah anggota kepolisian di wilayah hukum Polda Kaltim.
Tetapi, Yusuf mengaku belum mengetahui secara pasti apakah Ismail Bolong telah resmi mengundurkan diri atau belum.
“Setahu saya dia sudah mengundurkan diri, tapi step-nya sudah keluar atau belum masih kami kroscek,” ungkapnya, Sabtu (5/11/2022), dikutip dari Kompas.com.
Menurut Ary, Ismail Bolong mengundurkan diri karena ada urusan keluarga.
Dia sempat juga bertugas di Satuan Sabhara, mana kala Kapolresta Samarinda saat itu dijabat Kombes Pol Setyobudi Dwiputro.
Mantan polisi dengan pangkat Aiptu, yang mengaku memberi setoran uang ke Kabareskrim.
Pernyataan Ismail Bolong beberapa waktu lalu itu sempat menghebohkan publik hingga membuat Menko Polhukam Mahfud MD bereaksi.
Ismail Bolong sempat membuat pernyataan mengenai setoran uang yang rutin dia berikan pada pihak kepolisian, terkait tambang ilegal.
Viral Pengakuan Ismail Bolong
Ismail Bolong sebelumnya viral dan menjadi perbincangan publik setelah membuat video pengakuan sebagai pemain tambang batu bara ilegal di Kalimantan Timur pada awal November lalu.
Ismail mengaku menyetorkan uang kepada anggota hingga petinggi Polri seperti Kepala Badan Reserse Kriminal Umum atau Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto.
Jumlah uang yang disetor Ismail kepada Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto tak sedikit. Ismail mengklaim telah menyetor uang ke Kabareskrim mencapai Rp6 miliar.
Baca juga: Nasib Polisi Rasis yang Teriaki Hingga Tertawakan Warga Saat Melapor, Diperiksa Provos
Upaya memberikan uang itu dilakukan Ismail Bolong agar bisnis tambang batu bara ilegal yang dijalaninya di Kalimantan Timur bisa tetap berjalan lancar.