Berita OKI

Diduga Tersambar Petir, Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Tambak Ikan Desa Pedada OKI, Identitasnya

Warga heboh karena ditemukannya sesosok mayat orang tua yang diperkirakan tersambar petir dan telah mengapu

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Moch Krisna
TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI
Nomer kartu tanda penduduk milik korban Suhai (67) yang meninggal akibat tersambar petir pada Jum'at (7/10/2022) kemarin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Warga heboh karena ditemukannya sesosok mayat orang tua yang diperkirakan tersambar petir dan telah mengapung di sisi pinggir tambak ikan dan udang.

Penemuan mayat terjadi tepatnya di Desa Pedada, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Jum'at (7/10/2022) siang.

Kapolsek Tulung Selapan, AKP M Firmansyah mengatakan kemarin siang pihaknya menerima informasi dari warga bahwa ada mayat ditemukan di pinggir salah satu tambak ikan dan udang.

"Iya benar sesosok mayat ditemukan mengambang di kolam tambak ikan sekitar jam 12.00 WIB. Diketahui korban bernama Suhai (67 tahun) warga Dusun 1, Desa Sungai Pedada," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Minggu (9/10/2022) pagi.

Menurut keterangan saksi Sandi (anak dari almarhum Suhai), bahwa korban selama ini tinggal sendiri di rumahnya yang berada di dekat tambak ikan dan udang di Desa Sungai Pedada.

"Saksi curiga karena pada saat Sholat Jum'at tidak melihat ayahnya di masjid untuk melaksanakan ibadah sholat jum'at," tuturnya.

Selanjutnya selesai melaksanakan sholat Jum'at, saksi segera bergegas mendatangi rumah dan tempat tinggal orang tuanya tersebut.

"Tetapi tidak bertemu, kemudian saksi mencari keberadaan orang tuanya dengan cara menyusuri lokasi tambak. Hingga didapati orang tuanya sudah dalam keadaan meninggal dunia,"

"Dimana pada saat itu jasad orang tuanya dalam posisi mengapung dipinggir tambak milik," bebernya.

Dikatakan lebih lanjut, menurut keterangan saksi penyebab meninggal orangtuanya tersebut lantaran tersambar petir.

"Kalau dari keterangan Sandi bahwa jenazah korban memang mengalami luka bakar bekas tersambar petir dan warga sekitar pada malam hari sebelum ditemukan almarhum meninggal terjadi hujan lebat yang di sertai petir," papar dia.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga telah ikhlas dengan kepergian almarhum dan jenazah telah di makamkan di Desa Pulu Beruang, Kec.Tulung Selapan.

"Jenazah telah dikebumikan pada Jum'at (7/10/2022) sekitar jam 18.30 WIB," tukasnya.

(*)

Baca berita lainnya di Google News.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved