Berita Palembang

Jualan di Marketplace Ini Cara Pelaku UMKM Meraup Rezeki Hingga Bangkit Dari Pandemi

Novi, pengrajin kerajinan unik mengaku saat ini masih bersyukur dagangannya masih ada yang membeli.Ikhtiar dirinya menjual melalui marketplace.

Penulis: Siemen Martin | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SIEMEN MARTIN
Pengrajin UMKM kerajinan unik 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bukan hal mudah untuk menjalankan usaha di tengah pandemi Covid-19. Novia, pengrajin kerajinan unik mengaku terbantu berkat perusahaan teknolig.

Kerajinan semanggi Bali atau sendok madu terbuat dari kayu ini banyak yang memesan.

Awal mula memulai usaha ini karena dirinya menyukai barang-barang kerajinan.

Dengan mengusung konsep minimalis plastik, maka muncul Semanggi Bali yang ternyata banyak diminati oleh masyarakat.

Sejak bergabung di Tokopedia pada 2020, terus mengalami kenaikan setiap bulannya. Saat pandemi, kami bisa menjual lebih dari 500 produk sendok madu.

Hal ini tentu saja membantu pihaknya sebagai UMKM untuk terus berkembang di Indonesia.

"Sejak ikut KTP dan aktif menggunakan TopAds, omzet penjualan saya naik sebesar 2x lipat,” terangnya.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Regional) Tokopedia, Rizky Juanita Azuz, mengatakan, data internal Tokopedia mengungkapkan Kota Manado, Denpasar, Balikpapan, Palembang, dan Makassar merupakan wilayah dengan peningkatan jumlah penjual tertinggi pada semester 1 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Tokopedia terus berkomitmen untuk mendukung para pegiat usaha lokal menemukan momentum di tengah pandemi lewat beragam inisiatif.

Hal ini turut berdampak pada pertumbuhan penjual di Tokopedia jelang akhir tahun 2022.

Selain itu, di semester 1 2022, juga tercatat kategori dengan peningkatan jumlah penjual tertinggi terdapat pada kategori Makanan & Minuman, Kesehatan, Rumah Tangga, Elektronik, dan Otomotif.

Peningkatan ini didorong oleh berbagai inisiatif hyperlocal yang dihadirkan Tokopedia, salah satunya lewat Kumpulan Toko Pilihan (KTP) yang mengusung teknologi geo-tagging untuk mendekatkan pelaku UMKM dengan pembeli setempat agar memiliki kesempatan yang sama untuk bertumbuh.

Selain itu, ada juga kampanye PASTI (Paket Sehari Sampai), jaminan barang sampai ke pembeli dalam 24 jam sejak pembayaran terverifikasi

"Jumlah penjual yang mengikuti program KTP naik sebesar 49 persen dan jumlah penjual yang mengikuti kampanye PASTI naik sebanyak 66 persen pada kuartal II tahun 2022 dibanding periode sama 2021," terangnya

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved