Berita Muratara

Hari Tanpa Bayangan September 2022, Terjadi Hari Ini di Muratara, Penjelasan BMKG

Hari tanpa bayangan September 2022, hari ini terjadi di Muratara, Jumat (30/9/2022). Penjelasan dari BMKG.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Hari tanpa bayangan September 2022, terjadi hari ini di Muratara, Jumat (30/9/2022). Penjelasan dari BMKG. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Hari tanpa bayangan September 2022, hari ini terjadi di Muratara, Jumat (30/9/2022).

Fenomena Hari tanpa bayangan atau dikenal kulmunasi terjadi tiga lokasi di Sumatera Selatan (Sumsel) yaitu Pangkalan Balai Banyuasin, Sekayu Musi Banyuasin dan Rupit Musi Rawas Utara (Muratara).

Hari tanpa bayangan di Sumsel dikabarkan akan berlangsung hingga 4 Oktober 2022, terjadi di beberapa tempat lainnya.

Pantauan TribunSumsel.com di Rupit Kabupaten Muratara, fenomena Hari Tanpa Bayangan tak nampak karena cuaca tidak begitu terik.

Di daerah ini, fenomena Hari Tanpa Bayangan dikabarkan terjadi dalam rentang waktu 10 menit dari pukul 11.50-12.00 WIB.

Namun fenomena langka tersebut tak terlihat lantaran kondisi langit mendung pada rentang waktu itu karena matahari tertutup awan.

Baca juga: Harga Sawit Palembang: Harga TBS Sawit Hari Ini di Muratara Tingkat Petani, Disuplai ke 3 Pabrik

"Matahari tetutup, jadi memang dak tejingok bayangan kito," ujar Indra, warga Rupit yang hendak mengamati fenomena Hari Tanpa Bayangan di depan kantor Bupati Muratara.

Menurut Indra, fenomena langka ini tak begitu mengundang antusias warga untuk menyaksikan.

Berbeda dengan fenomena gerhana matahari atau bulan, biasanya ramai orang-orang mengabadikan momen tersebut.

"Kalu gerhana biasonyo rame wong nak jingok, kalu hari tanpa bayangan ini biaso-biaso bae wong," kata Indra.

Warga lainnya, Majid mengatakan masyarakat di daerah ini sebenarnya banyak yang belum mengetahui apa itu fenomena Hari Tanpa Bayangan.

"Nah baru ko lah awak nganengnyo. (Baru kali ini saya mendengar ada fenomena itu)," ujarnya.

Dia bertanya-tanya apa yang dirasakan manusia saat fenomena tersebut terjadi.

"Terus kalu itu terjadi kito meraso cakmano, apo bakal bahayo kito ini, perasaan aku biaso bae jam 12 tadi," ujar Majid.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved