Perdagangan Orang di Palembang

BREAKING NEWS: Perdagangan Orang di Palembang, Polisi Tangkap Dua Sejoli Pelaku Perdagangan Anak

Perdagangan orang di Palembang, Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang mengamankan dua sejoli atas dugaan telah melakukan pidana perdagangan anak.

Editor: Vanda Rosetiati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Perdagangan orang di Palembang, Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang mengamankan dua sejoli atas dugaan telah melakukan tindak pidana perdagangan anak.

Pelaku terduga perdagangan orang di Palembang berinisial MY (21) warga Lorong Karya Kelurahan 2 Ulu dan AM (22) warga Lorong Setia Kelurahan Kemang Agung diamankan secara terpisah.

Aksi perdagangan orang, perdagangan anak yang dilakukan dua sejoli ini terjadi pada, Minggu, (18/9/2022), sekitar pukul 13.00 WIB di OYO 578 Sugoi Kost yang terletak di jalan Bangau Kecamatan IT III, Palembang.

Kedua pelaku menjualkan korban yakni CA (15) warga 5 Ulu yang masih berstatus pelajar di Palembang melalui akun Mi Chat.

Korban dijualkan kepada lelaki hidung belang untuk melakukan hubungan suami istri dengan tarif Rp 300 ribu satu kali berkencan.

Perdagangan orang di Palembang, Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang mengamankan dua sejoli atas dugaan telah melakukan pidana perdagangan anak, Rabu (28/9/2022).
Perdagangan orang di Palembang, Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang mengamankan dua sejoli atas dugaan telah melakukan pidana perdagangan anak, Rabu (28/9/2022). (DOK POLRESTABES PALEMBANG)

"Betul sekali Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang memang belum lama ini mengungkap perdagangan anak melalui akun Mi Chat, " ujar Kasat Reskrim Polrestabes, Palembang Kompol Tri Wahyudi, Rabu (28/9/2022).

Anggotanya juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit ponsel tersangka yang berisi komunikasi antara tersangka dan pria hidung belang.

"Anggota juga mengamankan barang bukti berupa ponsel tersangka yang berisi kan chat tawar menawar saat hendak menjajakan korban CA," katanya.

Keduanya diancam pasal 76 I Jo Pasal 88 UU RI nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak atau Pasal 13 UU No 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana kekerasan seksual atau pasal 332 KUHP.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved