Berita Palembang

Pencairan BLT BBM di Kantor Pos Palembang Molor dari Jadwal, Ini Penyebabnya

Pencairan BLT BBM di Kantor Pos Palembang Molor dari Jadwal karena terdapat penambahan manfaat sebanyak 35 ribuan orang

Penulis: Hartati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM
Ilustrasi BLT. encairan BLT BBM di Kantor Pos Palembang Molor dari Jadwal 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan Kantor Pos Kantor Cabang Utama (KCU) Palembang dengan jadwal utama berlangsung 10 hari atau hingga 16 September molor dari jadwal semula.

Executive General Manager (EGM) PT POS KCU Palembang Fendy Anjasmara mengatakan angka awal tercatat sebanyak 217.074 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan BLT BBM di Sumsel yang disalurkan melalui kantor pos, namun kini jumlah penerima manfaat bertambah 35 ribuan orang sehingga jadwal penyalurannya juga lebih lama.

"Hari ini masih berlangsung pembayaran di kantor-kantor cabang pembantu," kata Fendy, Minggu (18/9/2022).

Fendy mengatakan tim juga masih menyalurkan BLT ke komunitas khusus bagi penerima manfaat yang jauh dari kantor pos.

Data terakhir pada Selasa (13/9/2022) sebelum ada penambahan jumlah penerima manfaat, penyaluran BLT sudah terealisasi pada 71.672 Keluarga penerima manfaat atau sebesar 33,02 persen.

Fendy mengatakan minggu pertama pencairan fokus di Palembang dulu sebab memang penerima mayoritas di Palembang dan mulai hari ini, Selasa (13/9/2022) lalu baru pencairan di luar Palembang.

Sebelumnya kantor pos sudah lebih dulu menyalurkan bantuan pada penerima manfaat lansia dan jompo dengan mendatangi langsung rumah penerima manfaat.

Baca juga: Reaksi Mensos Tri Rismaharini Usai AHY Mengkritik Keras Kebijakan BLT BBM yang Diterapkan Pemerintah

Pantauan di Kantor Pos Tanjung Api-api pada Jumat (16/9/2022) usia salat jumat atau sekitar pukul 14.00 Wib tidak ada lagi antrean masyarakat yang datang mencairkan BLT BBM.

Hanya ada petugas pos saja yang masih stand by di lokasi untuk melayani masyarakat yang mencairkan dana BLT.

Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM bagi warga yang mendapatkannya yakni Rp 150 ribu per bulan yang dibayarkan langsung dua bulan yakni September dan Oktober sebesar Rp 300 ribu plus bantuan sembako Rp 200 ribu atau total Rp 500 ribu.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved