Berita Palembang

Rencana Bansos Pemkot Palembang Rp 3,1 Miliar Sasar Ojol, Driver Dapat Segini

Pemerintah kota (pemkot) Palembang akan berencana menyalurkan bansos sebesar Rp. 9,8 Miliyar. Termasuk kepada Ojol.

TRIBUNSUMSEL.COM/WIDYA TRI SANTI
Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Ratu Dewa 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah kota (pemkot) Palembang akan berencana menyalurkan bansos sebesar Rp. 9,8 Miliyar.

Bansos yang bersumber dari anggaran DBH dan DAU direncakan sebagian akan dibagikan ke driver ojek online (Ojol) di Palembang 

Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Ratu Dewa mengatakan rencana bansos Pemkot Palembang telah disampaikan ke pusat.

"Belanja wajib kota Palembang dua persen dari dana transfer umum yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) ke empat di tahun 2022 sebesar Rp 9,8 miliar, tetapi sekali lagi ini akan kita usulkan dulu ke pemerintah pusat," katanya di rumah dinas Walikota Palembang, Rabu (14/9/2022).

Ia juga menjelaskan, dana Rp 9,8 Miliar tersebut akan dialokasikan untuk penanganan dampak inflasi di Kota Palembang sesuai arahan dari Wali Kota Palembang.

"Alokasi dana pertama untuk bansos, yaitu akan diberikan ke ojek online yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel yang menampung banyak komunitas," katanya kepada Tribunsumsel.com, Rabu (14/9/2022).

Lanjut ia menyebutkan untuk dana bantuan yang diberikan kepada ojek online (ojol), direncanakan para driver ojol akan menerima Rp 150 ribu per driver.

"Namun ini masih tahap kajian, dana bantuan Rp. 150 ribu per driver yang diberikan selama tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember yang akan diberikan untuk 7.000 driver ojol, dengan jumlah alokasi anggaran diperkirakan diangka Rp. 3,150 Miliar," ujar Sekda.

Ia juga menuturkan, yang kedua akan ada penciptaan lapangan kerja yang bersifat rehabilitasi jalan permukiman dengan alokasi anggaran kurang lebih Rp 4,6 Miliar bersifat padat karya.

Tak hanya itu saja, ia juga menyebutkan ada perlindungan sosial lainnya, berupa keringanan iuran PDAM tetapi ini untuk sambungan rumah tangga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Berjumlah 13.700 SR (Sambungan Rumah) dari data PDAM dengan bantuan maksimal nanti Rp. 50 ribu per SR selama 3 bulan yaitu Oktober, November dan Desember dengan dana alokasi diperkirakan Rp. 2,055 Miliyar," ucapnya.

Baca juga: Harga Karet Palembang: Harga Karet Sumsel Hari Ini Rp 19.954 per Kg, Naik Terimbas Rupiah Menguat

Mengenai target realisasi, Ratu Dewa mengungkapkan belum mengetahui kapan dapat dialokasikan dana bantuan itu kepada masyarakat.

"Kita juga masih menunggu, karena dalam satu sampai dua hari ini lagi meminta persetujuan Pemerintah Pusat. Insha Allah bisa disetujui," harap Ratu Dewa.
 
 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved