Berita PALI

Pendaftaran Panwascam 2024 di PALI Berlangsung 15 Hingga 21 September, Ini Syaratnya

Pendaftaran Panwascam 2024 di Penukal Abab Lematang Ilir dijadwalkan berlangsung 15 hingga 21 September 2022. Ini syarat harus dipenuhi pendaftar.

Editor: Vanda Rosetiati
DOK BAWASLU PALI
Pendaftaran Panwascam 2024 di PALI dijadwalkan berlangsung 15 hingga 21 September 2022. Komisioner Bawaslu PALI saat melakukan koordinasi di Kantor Bawaslu Sumsel, Selasa (13/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Pendaftaran Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) 2024 di Penukal Abab Lematang Ilir dijadwalkan berlangsung 15 hingga 21 September 2022.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PALI mengumumkan Pendaftaran Panwascam 2024 atau tenaga adhoc bisa diases melalui laman resmi atau media sosial Bawaslu PALI.

Ketua Bawaslu PALI, H Heru Muharam melalui Koordinator Divisi SDM dan Organisasi, Basrul mengatakan melalui laman tersebut juga dimuat proses tahapan Pendaftaran Panwascam 2024 di PALI termasuk syarat bagi warga yang ingin mendaftar.

"Pendaftaran dan penerimaan berkas dimulai pada tanggal 21 hingga 27 September 2022. Adapun kebutuhan anggota Panwascam sama seperti Pemilu maupun Pilkada sebelumnya yaitu 3 (tiga) orang di setiap kecamatan, artinya di kabupaten Pali dibutuhkan 15 (lima belas) orang anggota." ujar basrul, Selasa (13/9/2022)

Dijelaskan, persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon anggota Panwascam sendiri diantaranya yakni berusia paling rendah 25 tahun, setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Baca juga: Harga Lada Hitam di Sumsel, Update Harga Beli Toke Lada Empat Lawang, Turun Rp 5.000 per Kg

Selain itu, lanjut dia, tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum serta mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur dan adil.

"Calon pendaftar juga harus berdomisili di wilayah Kabupaten PALI yang dibuktikan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik." Ujarnya.

Kemudian, harus memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian dan pengawasan Pemilu.

Selain itu, pendaftar tidak pernah menjadi anggota partai politik atau telah mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurangkurangnya 5 tahun pada saat mendaftar.

“Juga tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dan dewan perwakilan rakyat daerah, serta pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 tahun,” ucapnya.

Sedangkan untuk jenjang pendidikan, pendaftar berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat dan tidak dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara Pemilu.

“Dan dalam tahapan pendaftaran tersebut, nantinya akan ada proses penelitian berkas, tanggapan dan masukan masyarakat serta tes tertulis secara online dan wawancara,” pungkasnya.

Anggota Bawaslu PALI Divisi HPP, Iwan Dedi mengatakan sesuai dengan Keputusan Ketua Bawaslu RI Nomor 314/HK.01.00/K1/09/2022 tentang pedoman pelaksanaan pembentukan panitia pengawas pemilu kecamatan dalam pemilu serentak Tahun 2024

"Kami mengajak putra putri kabupaten PALI untuk ikut bergabung dalam perhelatan tersebut serta selalu mengupdate informasi terkait tahapan perekrutan ini di kesekretariatan bawaslu pali maupun akun media online Bawaslu PALI," ujarnya. (sp/cr2)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved