Bahasa Palembang

Arti Cugak dalam Bahasa Palembang, Ini Maksud dan Contohnya Kamus Bahasa Palembang Lengkap

Artikel ini memuat penjelasan mengenai apa arti Cugak dalam bahasa Palembang beserta contoh kalimatnya.

Tribun Sumsel
Arti Cugak dalam Bahasa Palembang, Ini Maksud dan Contohnya Kamus Bahasa Palembang Lengkap 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Simak apa arti Cugak dalam bahasa Palembang beserta contoh kalimatnya.

Cugak merupakan kosa kata yang digunakan masyarakat Palembang sehari-hari.

Tahukah kamu apa arti dari kata Cugak dalam bahasa Palembang? Berikut penjelasan beserta contohnya.

Arti Cugak Bahasa Palembang

Kata "Cugak" sama artinya dengan kecewa dalam bahasa Indonesia baku.

Cugak merupakan bahasa Palembang sehari-hari dan bukan termasuk kosa kata kasar.

Istilah ini digunakan masyarakat Kota Palembang dan sekitarnya untuk mengungkapkan rasa kecil hati, cacat gagal dan segala bentuk ketidak puasan di dalam hati.

Namun kata Cugak juga bisa digunakan untuk meyakinkan orang-orang agar sesuai dengan apa yang diharapkan mereka, seperti contoh berikut:

"Ay cugak aku mang kukiro jadi tadi aku la betungguan"
(Ay kecewa aku om, ku kira jadi, sudah ku tungguin)

"Nah ambeklah 20 ribu duo ikok, dak ke cugak kau"
(Nah ambillah 20 ribu dua biji, gak bakalan kecewa kamu)

Baca juga: Arti Nyenyes Bahasa Palembang, Ini Maksud dan Contohnya, Kamus Bahasa Palembang Lengkap

Baca juga: Arti Enyek-enyek dalam Bahasa Palembang, Ini Maksud dan Contohnya, Kamus Bahasa Palembang Lengkap

Baca juga: Bahasa Palembang Apa Kabar, Ini Contoh Penulisannya, Kamus Bahasa Palembang Sehari-hari

Berikut Tribunsumsel sajikan Kamus Bahasa Palembang Lengkap, buat kamu yang ingin mengetahui kosa kata bahasa Palembang.

A
• Abes (habis)
• Ado (Ada;Tersedia)
• Agam (Suka)
• Anyar (Baru)
• Apo (Apa)
• Awak (Kamu/Anda)
• Asak (Asal)
• Asek (asik)
• Abang (Merah)
• Aguk (Peduli)
• Akor (se iya sekata)
• Ari (Hari)

B
• Bae (Saja)
• Bange (suka tidak mendengar)
• Bangat (Banget)
• Balen (Ulang)
• Balak (Masalah)
• Balek (Pulang)
• Banyu (Air)
• Basa (Basah)
• Bahaso (Bahasa)
• Baseng (Terserah)
• Bebala (Berkelahi)
• Bedesau (Cemas)
• Bengor (Bonyok)
• Belom (Belum)
• Belari (Berlari)
• Belagu (Berlagak)
• Belagak (Ganteng)
• Belago (Berkelahi)
• Bekendak (Ada Maunya)
• Berejo (Berupaya)
• Belanjo (Berbelanja)
• Betedo (Berteduh)
• Beguyur (Berjalan santai)
• Belagak (Ganteng, Cantik)
• Belago (Berkelahi)
• Begawe (Bekerja)
• Belinjangan (Berpacaran)
• Bekiuk (Berbohong)
• Besak (Besar)
• Beruk (Monyet)
• Bejalan (Berjalan)
• Budak (anak)
• Buntang (Bangkai)
• Bunting (Hamil)
• Buyan (Bodoh)
• Bontet (Gemuk)
• Bingen (Zaman dulu)
• Bik Cek (Sapaan untuk Mbak, Tante/Bibi)
• Buyan (Bodoh)
• Bengal (tidak laku yang tidak menurut)
• Bengak (Bodoh)
• Begoco (Bakuhantam)
• Belaki (Telah Memiliki Suami atau Bersuami)
• Bebini (Telah Beristri)
• Bongok (Bodoh)

C
• Cak (Seperti)
• Calak (Curang)
• Cagak (Tiang)
• Cacam (waw)
• Caluk (Terasi)
• Caer (Cair)
• Campak (Jatuh)
• Cacam (Ungkapan Kagum)
• Caro (Cara)
• Capong (Capung)
• Cawa (Omong Kosong)
• Cak mano (Bagaimana)
• Cak itu (Seperti itu)
• Campak (Jatuh)
• Cemeke’an (Pelit)
• Celano (Celana)
• Cerito (Cerita)
• Cek (Mbak)
• Ceto (Pasti)
• Cego’an (Cegukan)
• Cepet (Cepat)
• Cerudi’an (Kepo)
• Cerewet (Pelit)
• Cetok (Patuk)
• Ciren (Kelihatan)
• Cindo (Cantik/Bagus)
• Cincang (Potong)
• Cinto (Cinta)
• Cobo (Coba)
Cugak (Kecewa)
• Cucung (Cucu)

D
• Dalu (Tengah Malam)
• Dalem (dalam)
• Dapet (Dapat)
• Denger (Dengar)
• Dulur (Saudara)
• Dukin (dulu)
• Denget (Sebentar)
• Dewek’an (Sendirian)
• Dendak (Tidak Mau)
• Diem (Diam)
• Disano (Disana)
• Dimano (Dimana)
• Dakdo (tidak)
• Doson (Desa)

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved