Harga Sawit Palembang

Harga Sawit Palembang: Berita Sawit Sumsel, Pemerintah Perpanjang Kebijakan Gratis Bea Ekspor Sawit

Harga sawit Palembang, pemerintah memperpanjang kebijakan pungutan ekspor BPDPKS untuk sawit termasuk CPO dan turunannya tetap nol rupiah atau gratis.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
DOK TRIBUN SUMSEL
Harga sawit Palembang, pemerintah memperpanjang kebijakan pungutan ekspor BPDPKS untuk sawit termasuk CPO dan turunannya tetap nol rupiah atau gratis hingga 31 Oktober 2022. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga sawit Palembang, pemerintah memperpanjang kebijakan pungutan ekspor Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk sawit termasuk CPO dan turunannya tetap nol rupiah atau gratis hingga 31 Oktober.

Kebijakan pemerintah untuk menggratiskan pungutan ekspor pada BPDPKS sawit dan turunannya ini tentu saja membawa angin segar bagi petani, dan berharap harga sawit termasuk harga sawit Palembang membaik.

Sebelumnya, kebijakan pungutan ekspor nol rupiah ini berlaku hingga akhir September dan kini diperpanjang hingga akhir Oktober yang diprediksi akan membuat harga sawit termasuk harga sawit Palembang ikut terdongkrak naik.

"Iya kebijakannya diperpanjang pemerintah dan ini angin segar," kata Ketua Gapki Sumsel Alex Sugiarto, Senin (5/9/2022).

Alex mengatakan pemerintah menetapkan dua ketentuan terkait ekspor CPO dan turunannya, berlaku per 1 September 2022.

Baca juga: Harga Karet Palembang: Harga Karet di Lubuklinggau Sumsel Tingkat Petani Rp 8.000 per Kg

Kebijakan itu, pertama penetapan harga referensi CPO untuk penetapan bea keluar (BK) periode 1-15 September 2022.

Harga referensi CPO ditetapkan sebesar US$929,66 per ton. Naik US$29.14 atau 3,24 persen dibandingkan periode 16-31 Agustus 2022 yang sebesar US$900,52 per ton.

Namun besaran BK ini tidak berubah dibandingkan tarif periode 16-31 Agustus 2022.

Kedua, berdasarkan PMK No 130/2022 tentang Perubahan Kedua atas PMK No 103/2022 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum BPDPKS pada Kementerian Keuangan yang ditetapkan tanggal 31 Agustus 2022.

PMK ini berlaku mulai 1 September 2022, yg menetapkan besaran pungutan ekspor BPDPKS untuk sawit, termasuk CPO dan turunannya tetap nol hingga 31 Oktober 2022.

"Dengan ketentuan ini, artinya per 1 September 2022, setiap ekspor CPO dan turunannya hanya dikenakan pajak berupa bea keluar (BK) sebesar US$ 74 per ton ekspor CPO dan nol pungutan BPDPKS," kata Alex.

Baca berita lainnya langsung dari google  news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved