Berita Prabumulih

Warga Jadi Tak Bisa Masak, Proyek Drainase di Jalan Padat Karya Prabumulih Dikeluhkan

Proyek pembangunan drainase di Jalan Padat Karya Prabumulih dikeluhkan karena Sebabkan Gas Kota & Jaringan IndiHome Putus

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Petugas PD Petro Prabu yang melakukan perbaikan di Jalan Padat Karya Prabumulih, Minggu (4/9/2022) 

Laporan wartawan Tribun Sumsel Edison Bastari


TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Masyarakat kota Prabumulih khususnya yang tinggal di Kawasan Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, mengeluhkan proyek pembangunan drainase di Jalan Padat Karya Prabumulih.

Penyebabnya, sejak Minggu (4/9/2022) siang hingga jelang isya gas kota tidak menyala akibat pipa di Jalan Padat Karya mengalami kebocoran terkena alat berat pembangunan drainase.

Beruntung pipa yang mengeluarkan gas alam tersebut tidak tersambar api, sehingga tidak menyebabkan kebakaran di titik kebocoran.

"Dari siang kami hidupkan kompor tapi tidak hidup, kita cek meteran gas kota tidak ada tekanan, tanya tetangga mati juga," ungkap Lia salah satu ibu rumah tangga ketika dibincangi wartawan.

Setelah dicari tau ibu-ibu ternyata gas tidak menyala karena putus karena terkana kerukan alat berat drainase di Jalan Padat Karya.

"Kita jadi tidak bisa masak akibat gas kota padam, ini gara-gara pengerjaan pengerukan proyek drainase asal keruk saja, sehingga kena pipa gas," keluhnya.

Hal yang sama disampaikan Indri, warga Perumahan Gunung Ibul yang mengaku kesal gas kota padam membuat keluarga tidak bisa masak padahal sangat perlu.

"Kita sempat bingung, kenapa tidak ada aliran gas, apa karena diputus tidak bayar tapi kita bayar lancar, ternyata kata pak RT pipa putus karena kena alat berat pembangunan drainase," tuturnya.

Tidak hanya itu, Indri mengaku sebelumnya juga pengerukan untuk pembangunan drainase itu sempat memutus jaringan IndiHome sehingga membuat ribuan pelanggan tak bisa mengakses internet.

"Saat itu malahan lebih delapan jam terjadi kerusakan jaringan IndiHome karena kena keruk eskapator pembangunan drainase. Pelaksana itu sepertinya perlu diusut karena asal-asalan kerja, lihat saja drainasenya berkelok-kelok seperti ular," keluhnya.

Pantauan di lapangan, pipa jaringan gas kota berhasil diperbaiki bakda Magrib namun belum bisa dihidupkan karena pipa masih dalam kondisi panas.

Baca juga: Polisi Jaga SPBU Prabumulih Pasca BBM Naik, Kapolres Ungkap Tujuannya

Petugas dari Perusahaan Daerah (PD) Petro Prabu yang mendapat informasi ada kebocoran langsung melakukan perbaikan menyambung pipa gas yang bocor.

"Kita dapat informasi banyak pelanggan menghubungi mengeluhkan aliran gas padam ke rumah mereka, setelah di cek ada kebocoran di Jalan Padat Karya tepatnya di galian proyek drainase," ungkap Humas PD Petro Prabu, Ganjar Hasyim kepada wartawan.

Ganjar mengaku bersyukur pihaknya berhasil dengan cepat melakukan perbaikan jaringan gas dan kemungkinan sebelum Isya sudah menyala kembali. "Sekarang belum bisa dihidupkan karena masih panas pipanya kita sambung tadi, secepatnya akan kembali normal," bebernya gas yang bocor tidak akan terbakar karena tekanan rendah. (eds)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved