Berita Palembang

Progres Jalan Tol Indralaya Prabumulih 77,35 Persen, Bakal Dibuka Awal 2023

Progres Jalan Tol Indralaya Prabumulih saat ini mencapai 77,35 persen dari target seharusnya 75 persen dan akan dibuka awal 2023. 

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
DOK HUTAMA KARYA
Progres Jalan Tol Indralaya Prabumulih saat ini mencapai 77,35 persen dari target seharusnya 75 persen dan akan dibuka awal 2023, Selasa (30/8/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Progres Jalan Tol Indralaya Prabumulih saat ini mencapai 77,35 persen dari target seharusnya 75 persen dan akan dibuka awal 2023. 

PT Hutama Karya sebagai Badan Usaha Milik Negara yang ditugaskan membangun Jalan tol Indralaya Prabumulih berkomitmen menyelesaikan pengerjaan tepat waktu.

Rute Jalan Tol Indralaya Prabumulih, ruas jalan tol seksi I Simpang Indralaya Prabumulih ini ditargetkan bakal dibuka pada awal 2023 mendatang.

"Saat ini progresnya sudah berjalan 77,35 persen dari target seharusnya 75 persen. Jalan tol seksi I ruas Simpang Indralaya - Prabumulih ditargetkan bakal dibuka pada awal 2023 mendatang," kata Project Direktor Tol Simpang Indralaya-Prabumulih, Sarjono, Selasa (30/8/2022).

Menurutnya, saat ini progresnya sudah berjalan 77,35 persen dari target seharusnya 75,46 persen. Artinya sudah sebagian dari total yang panjangnya 64,5 km tersebut sudah dibangun.

"Secara keseluruhan tol ini akan selesai dibangun pada akhir 2022, dan rencananya akan dibuka atau dioperasikan pada awal 2023 mendatang," ungkapnya.

Baca juga: Harga Karet Palembang: Harga Karet di Sumsel Hari Ini Naik Tipis, KKK 100 Persen Rp 21.182 per Kg

Sebagai informasi tol Simpanan Indralaya Prabumulih sudah dibangun sejak pertengahan 2019, artinya sudah tiga tahun lebih.

Rencananya akan selesai di akhir tahun ini, lalu di operasikan pada awal tahun depan.

"Pada awal tahun nanti, akan dilakukan uji coba kelayakan dan dilanjutkan dengan penggunaan secara fungsional. Sedangkan untuk progres lahan saat ini sudah mencapai 95,69 persen," katanya

Menurutnya, pembebasan lahan, tak menjadi kendala besar. Sebab, Kementerian PUPR yang menjadi pihak yang bertugas untuk membebaskan lahan.

Sarjono menerangkan, efisiensi penggunaan waktu usai tol diresmikan dan dibuka tentu akan sangat terlihat.

Apabila jalan tol sudah beroperasi di awal tahun depan, maka waktu tempuh kota Palembang Prabumulih hanya 1 jam, padahal normalnya jika melintas jalan umum akan memakan waktu lebih dari dua jam.

Ia merincikan, jalan tol Trans Sumatera ruas simpang Indralaya - Muara Enim - Prabumulih panjang mainroad 64,5 Km, panjang akses 9,872 Km, jumlah lajur 2×2 lajur, simpang susun 2 buah. Proyek tol ini melintasi tiga kabupaten dan kota yakni Ogan Ilir, Prabumulih dan Muara Enim.

Untuk tol ruas Indralaya - Muara Enim ini memiliki struktur 8 buah overpass, 18 buah jembatan, 10 buah box underpass, 2 buah simpang susun, 1 rest area, dan 86 box culvert.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved