Berita Lubuklinggau
Antrean Pertalite dan Solar di SPBU Makin Panjang, Ini Solusi Pemkot Lubuklinggau
antrian panjang mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan solar terus terjadi di SPBU Kota Lubuklinggau.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Dia menjelaskan, stok BBM jenis solar dan Pertalite yang salurkan pertamina normal seperti biasanya.
"Stok BBM selalu lancar, untuk Pertalite sekali masuk 8 KL sehari dua kali, sedangkan untuk solar hanya 8 KL," ungkapnya.
Namun, jatah Pertalite dan solar tersebut kadang hanya dalam hitungan jam sudah habis, oleh masyarakat yang sudah mengantri sejak pagi di SPBU Lubuk Tanjung.
"Jatah itu setengah hari kadang sudah habis, tidak sampai sore. Memang segitu jatahnya, bila masuk langsung kita salurkan kemasyarakatan," ujarnya.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Waria di Lubuklinggau Lari ke Luar Sumsel, Orang Dekat Korban
Terpisah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Lubuklinggau, H Nobel Nawawi mengaku sudah memimpin rapat pembahasan pemenuhan kuota BBM di wilayah Kota Lubuklinggau.
Menurutnya, antrean pembeli BMM di Kota Lubuklinggau membludak sehingga mengganggu pengguna jalan.
"Untuk solusi jangka pendek, Pemkot Lubuklinggau akan melakukan pengajuan pemenuhan kouta BBM di Kota Lubuklinggau," katanya.
Kemudian untuk mengatasi antrean diharapkan kerjasama antara Pertamina dengan pihak kepolisian.
Waktu antrean juga harus dibagi antara Pertalite dan solar, sehingga bisa mengurangi jumlah antrean pembeli BBM.
"Kita akan membuat surat edaran tentang pengawasan dan pengendalian pedagang eceran BBM, larangan penggunaan tangki modifikasi dan larangan antrean berulang-ulang," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Antrean-Pertalite-dan-Solar-di-SPBU-Makin-Panjang.jpg)