Harga Sawit Palembang

Harga Sawit Palembang: Berita Sawit OKI Terbaru, Lahan Sawit di OKI 412.720 Ha Terluas se-Sumsel

Harga Sawit Palembang, Data BPS 2020 memuat kabupaten OKI menjadi pemilik lahan sawit terluas se-Sumsel sekaligus penghasil CPO terbesar se-Sumsel.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Harga Sawit Palembang, Data BPS 2020 memuat kabupaten OKI menjadi pemilik lahan sawit terluas se-Sumsel seluas 412.720 hektare sekaligus penghasil CPO terbesar se-Sumsel. 

TRIBUNSUMSELCOM, KAYUAGUNG - Harga Sawit Palembang, berita sawit OKI terbaru. Jika didasarkan pada data dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2020 lalu maka kabupaten OKI menjadi pemilik lahan sawit terluas se-Sumsel.

Total luasan lahan sawit di wilayah OKI 412.720 hektare Ogan Komering Ilir (OKI) dari total luas wilayah Kabupaten OKI 19.023,47 kilometer persegi (km⊃2;). Luasnya kebun sawit ini akan berpengaruh para harga sawit Palembang yang dihasilkan dari Kabupaten OKI.

Tidak hanya pemilik kebun terluas, OKI juga menjadi daerah pengasil minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) terbesar se Sumsel. Karena itu kabupaten ini tentunya menjadi kabupaten yang diperhitungkan dalam penetapan harga sawit Palembang.

"Memang kalau daerah kita ini penghasil sawit yang terbesar di Sumsel," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Harga Sawit Palembang: Harga TBS di Sumsel Hari Ini Naik Rp 254,92 per Kg, Rincian Usia Tanam

Meskipun terdapat beberapa pabrik pengelola kepala sawit menjadi minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO). Namun hingga kini belum ada satupun pabrik yang bisa mengolah CPO menjadi minyak goreng di OKI.

"Tetapi hingga kini belum memiliki pabrik yang bisa mengelola langsung CPO menjadi minyak goreng," terang Shodiq.

Dari data yang diperoleh melalui website Badan Pusat Statistik OKI bahwa produksi tanaman kelapa sawit setiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan.

Pada tahun 2018 produksi buah sawit di angka 193.853 ton, lalu di tahun 2019 naik menjadi 204.148 ton dan pada tahun 2020 lalu 203.194 ton.

Baca berita lainnya langsung dari google news

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved