Berita OKI

Tips Cara yang Baik dan Benar Memupuk Pohon Sawit Agar Buahnya Cepat Untuk Dipanen

Tanaman yang banyak ditemukan di Pulau Sumatera dan Kalimantan ini banyak diambil manfaat buahnya untuk dijadikan minyak. 

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Winando Davinchi
Petani yang sedang memanen sawit di kebun miliknya di kabupaten Ogan Komering Ilir. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Tanaman kelapa sawit memiliki potensi luar biasa dalam menunjang segi penghasilan masyarakat.

Oleh karena itulah tak heran jika lahan-lahan kosong banyak dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai perkebunan kelapa sawit. 

Tanaman yang banyak ditemukan di Pulau Sumatera dan Kalimantan ini banyak diambil manfaat buahnya untuk dijadikan minyak. 

Perawatan pohon kelapa sawit sendiri bisa dibilang gampang-gampang susah. Dimana memerlukan perawatan seperti tanaman pada umumnya.

Selain metode penanaman yang harus diperhatikan, tentunya cara pemupukan sawit juga tidak boleh sembarangan. 

Hal tersebut berguna sebagai nutrisi tambahan untuk pertumbuhan tanaman sawit. Pupuk yang dipilih dan ditaburkan harus sesuai dengan takaran dan tidak boleh sampai kekurangan atau terlalu berlebih. 

Pupuk yang terbaik harus mengandung komposisi natrium, fosfor, kalium, magnesium. Jenisnya ada berbagai macam, mulai dari pupuk Urea, KCI, TSP dan Kiserit.

Baca juga: Program Replanting Sawit di Muratara Sumsel, Ada Bantuan Rp 30 Juta Per Hektare

Baca juga: Harga TBS Sawit di Muratara Sumsel Kini Diatas Rp 1000 Per Kg, Petani: Alhamdulillah

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Penyuluhan Pengolahan dan Pemasaran di Dinas Perkebunan dan peternakan (Disbunnak), Zulkarnain menjelaskan bagi petani mengenai prosedur lengkap memupuk pokok pohon sawit.

"Bagi pohon sawit yang berumur 0-3 tahun, pupuk yang digunakan adalah pupuk urea dengan takaran dosis 0.4 kilogram(Kg) per tanaman dengan frekuensi pemberian pupuk 2 kali dalam setahun,"

"Untuk tanaman yang berumur di atas 3 tahun pupuk yang digunakan adalah pupuk urea dengan dosis 2 sampai 2.5 kg untuk setiap tanaman dengan frekuensi pemberian 2 kali dalam setahun," ungkap Zulkarnain melalui telepon, Minggu (7/8/2022) siang.

Selain itu, cara pemupukan sawit untuk natrium jarak sebarnya sejauh 50 cm dari pokok hingga bagian luar piringan.

Sedangkan untuk pupuk yang mengandung fosfor, kalium dan magnesium disarankan untuk disebarkan dengan jarak 1-3 meter dari pokok hingga menyeluruh.

"Cara memupuk sawit yang baik sebelum mulai menaburkan pupuk adalah dengan membersihkan dahulu piringan (area di sekeliling pohon sawit). Membersihkan bulatan ini berguna untuk membersihkan hama dan gulma yang akan menghambat proses pemupukan," ujarnya.

Disebutkan cara memupuk tanaman sawit bisa disebarkan langsung di atas tanah atau ditabur pada pinggiran saluran air dan gundukan.

Selain itu, ada pula yang melakukan pemupukan dengan cara membenamkan pupuk pada tanah yaitu dengan memasukan pupuk dalam bentuk cairan ke dalam tanah. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved