Berita Banyuasin

'Ini Sebetulnya Aib', Bupati Banyuasin Askolani Tanggapi Laporan Mantan Istri Siri ke Polda Sumsel

Bupati Banyuasin Askolani Jasi memberi tanggapan atas laporan mantan istri sirinya yang berinisial NY ke Polda Sumsel.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Bupati Banyuasin Askolani Jasi memberi tanggapan atas laporan mantan istri sirinya yang berinisial NY ke Polda Sumsel, Senin (1/8/2022) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Bupati Banyuasin Askolani Jasi memberi tanggapan atas laporan mantan istri sirinya yang berinisial NY ke Polda Sumsel.

Terkait laporan NY ke Polda Sumsel, Sabtu (31/7/2022) lalu, Bupati Banyuasin H Askolani Jasi merasa perlu menyampaikan cerita sebenarnya dari laporan mantan istrinya tersebut.

Ditemui di rumah pribadinya, Askolani didampingi Wabup Slamet Somosentono dan kuasa hukum Adv Dodi MH kasus ini pernah dilaporkan NY ke Polda Sumsel tetapi sudah SP3 karena tidak terbukti. Namun, diangkat dan dilaporkan ke Polda Sumsel kembali dengan laporan yang berbeda.

"Ini sebetulnya aib bagi saya dan juga si Nova, tetapi karena dia yang membuka saya harus bicara. Padahal, istri saya almarhum sudah mengenal dia dan baik dengan dia," katanya, Senin (1/8/2022).

Menikah secara siri, lanjut Askolani tanpa ada surat menyurat dan bukti, karena saat itu menikah secara siri di Novotel Palembang pada Desember 2014. Dua bulan setelah menikah, NY diketahui berselingkuh dan Maret 2015 Askolani menjatuhkan talak.

Ketika itu pula, NY meminta tanda tangan secara langsung sebagai bukti bila memang benar bercerai. Dari itulah, ada bukti tanda tangan kedua belah pihak sebagai bukti cerai.

Seiring berjalan waktu karena keluarga enggan lepas tangan terhadap anak yang dianggap anak Askolani, sehingga Askolani tetap memberikan nafkah hingga Maret 2019 sesuai dengan putusan KPAI.

Merasa tak diberikan nafkah lagi, sehingga mulai muncul untuk melaporkan. Setelah dilaporkan dan laporan NY dinyatakan SP3, ternyata NY kembali melaporkan dengan kasus yang sama tetapi topik yang berbeda beberapa hari lalu ke Polda Sumsel.

"Istri saya almarhum saat itu sempat melarang ketika akan membuat dokumen secara negara. Melihat beberapa bulan ternyata memang si Nova ini berubah sifatnya dan firasat almarhum itu terbukti," cerita Askolani.

Adanya laporan NY ke Polda Sumsel terhadap dirinya, sangat disayangkan. Karena, selama ini dianggapnya kasus ini sudah lama selesai baik secara hukum maupun lainnya. Namun, kembali muncul dan mau tidak mau pihaknya akan mengambil langkah terkait kasus ini.

Sedangkan Kuasa Hukum Askolani yakni Adv Dodi mengungkapkan, bila selama ini kliennya sudah beretikat baik mulai dari memberi nafkah berdasarkan keputusan KPAI saat itu.

"Sampai sekarang, NY belum bersedia melakukan tes DNA apakah benar itu anak klien kami atau bukan. Kami masih beretikat baik, untuk memberi kesempatan kepada NY untuk mencabut laporannya," ujar Dodi.

Namun, bila tidak akan mencabut laporan tersebut mau tidak mau pihaknya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan NY dan sejumlah orang yang meneggarai kasus ini.

Karena, menurut Dodi mereka sudah siap dengan bukti-bukti otentik yang dikeluarkan dari KPAI, PTUN Palembang bahkan surat perceraian yang ditandatangani kliennya dan NY.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved