Berita OKI
Update Video Asusila Oknum ASN di OKI, SC Mengaku Korban Pemerasan, Dinonaktifkan
Update kasus video asusila oknum ASN di OKI saat ini kasusnya masih didalami kepolisian. Diduga pemeran video viral eorang oknum ASN berinisial SC.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Update kasus video asusila oknum ASN di OKI saat ini kasusnya masih didalami kepolisian.
Video asusila oknum ASN di OKI ini berdurasi 57 detik. Diduga pemeran video viral adalah seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja di dinas Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) OKI, Maulidini menyatakan pasca video viral oknum ASN di OKI maka oknum ASN berinisial SC tersebut telah dibebastugaskan dari pekerjaannya.
"Kalau informasi yang diperoleh, yang bersangkutan sudah dibebastugaskan dari jabatannya. Hal tersebut dilakukan oleh pimpinannya," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, Rabu (20/7/2022) siang.
Dikatakan lebih jauh, saat ini juga perkara sudah diserahkan ke inspektorat OKI untuk kemudian ditindaklanjuti.
"Ya sudah ditangani Inspektorat dan sekarang masih proses pemeriksaan," tambahnya.
Baca juga: Arpani Korban Penembakan Calon Kades Ogan Ilir Ramah Mudah Bergaul, 2016 Pernah Nyalon
Menurutnya bahwa korban SC sudah melaporkan kejadian ke Mapolres Ogan Komering Ilir. Atas dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum yang menyebarluaskan video tersebut.
"Setahu saya kalau dari pengakuan yang bersangkutan kalau dia ini menjadi korban pemerasan. Tetapi untuk lengkapnya masih didalami anggota kepolisian," terang Dini.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres OKI AKP Jatrat Tunggal menyebutkan masih proses penyelidikan.
"Sekarang masih proses penyelidikan," ujarnya singkat.

Sebelumnya, heboh video asusila oknum ASN di OKI beredar luas di jejaring media sosial, Selasa (19/7/2022).
Dalam rekaman video asusila berdurasi 57 detik tersebut tampak seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga bekerja di dinas Satpol-PP dan Damkar Kabupaten OKI terlihat membuka baju sembari mendesah.
Lebih parahnya wanita berhijab yang berada didalam video asusila tersebut sedang melakukan panggilan video (video call - red) dengan seorang pria sembari menunjukkan alat kelaminnya.
Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua DPRD OKI, Abdiyanto Fikri menerangkan pada Selasa (19/7/2022) bahwa hal tersebut harus dijadikan pelajaran bagi semua pihak. Seperti ASN dan pejabat publik lainnya.
"Sebagai pejabat publik tentunya harus lebih berhati-hati dan dapat lebih meningkatkan keimanan. Sehingga hal-hal yang negatif itu dapat dihindari," ujarnya saat dikonfirmasi awak media.