Berita Palembang
Update Tahanan Tewas di Mapolres Empat Lawang, Ini Kesimpulan Polda Sumsel
Polisi memastikan pelaku penganiayaan tahanan Mapolres Empat Lawang, Ari Putra (28) hingga tewas.
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Yohanes Tri Nugroho
"Ya tidak ada pelanggaran. Kan dia dibawanya di dalam ruangan sel. Pemeriksaan dilanjutkan ke temannya. Di dalam situ mungkin tahanan lain kesal karena dia tidak mengaku melakukan pencabulan padahal tahanan lain sudah tahu kalau dia melakukan pencabulan makanya langsung dikeroyok oleh tiga tersangka tadi," ujarnya.
"Jadi bukan anggota yang keroyok dia. Dari keterangan tiga tahanan itu juga bukan anggota yang memukul," katanya menambahkan.
Meski demikian, tim Propam Polda Sumsel sudah turun ke Polres Empat Lawang guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Bila ditemukan adanya unsur kelalaian petugas, Supriadi menegaskan bakal ada sanksi yang ditegakkan sesuai dengan aturan berlaku.
"Soal tindakan petugas yang membawa dia (Ari Putra) ke sel, itu belum Atas tindak penganiayaan berujung tewasnya Ari Putra, ketiga tersangka terancam dikenakan pasal 170 dan 338 KUHP.
Sementara saat disinggung soal laporan yang sudah dibuat keluarga Ari Putra ke Polda Sumsel, menurut Supriadi laporan tersebut bisa saja dihentikan bila tidak terbukti adanya unsur penganiayaan oleh petugas.
"Jika dari hasil penyidikan tidak ditemukan unsur pidananya, ya kita hentikan perkara penyidikannya. Sampai saat ini masih kita terima laporan mereka dan sedang ditindaklanjuti. Tapi kan kita akan buktikan, benar atau tidak laporan itu," ucapnya.
Keluarga Minta Keadilan
Ayah Almahrhum Ari Putra, Irsan saat diwawancarai mengatakan ia meminta proses keadilan berjalan semestinya.
"Saya meminta keadilan atas kematian anak saya, dalam beberapa hari ini belum ada kabar terbaru apa sudah diproses atau belum, kami meminta dengan jelas apa sudah ditanggapi apa belum dan kami memang belum tau," katanya.
Sementara Bayu rekan Ari Putra yang ikut ditangkap oleh Polres Empat Lawang yang kemudian dilepaskan setelah keluarga Ari mendatangi Polres Empat Lawang saat diwawancarai mengaku masih merasakan sakit.
Menurut Bayu ia masih merasakan sakit pada bagian kepala, perut dan dada, makanpun ia merasa masih kurang nafsu setelah makan kadang muntah.
"Masih merasakan trauma, tidur tidak bisa terlelap kadang masih terbayang kejadian tersebut, saat ini saya juga masih menjalani masa berobat," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Update-Tahanan-Tewas-di-Mapolres-Empat-Lawang.jpg)