Berita Sumsel Maju untuk Semua
Sumsel Juara Umum Fornas VI, Sukses Jadi Tuan Rumah Sukses Dalam Prestasi
Membanggakan, Sumsel jadi juara umum di FORNAS VI dan pecahkan rekor MURI, partisipasi penggiat olahraga terbanyak.
Selain menjadi provinsi yang dijadikan standarisasi gelaran FORNAS di masa mendatang, gelaran FORNAS VI di Sumsel juga berhasil memecahkan rekor sebagai FORNAS dengan partisipasi terbanyak sepanjang penyelenggaraan di tanah air dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Saat menutup secara resmi FORNAS VI, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengaku bangga.
Sebab, sejak pembukaan sampai dengan penutupan FORNAS VI, terlihat antusias dan kegembiraan masyarakat tidak pernah sirna.
"Kami merasa sangat terhormat diberikan kesempatan untuk menjadi tuan rumah oleh Kemenpora RI dan KORMI Pusat. Bahkan sejak 10 bulan lalu menerima mandat menjadi tuan rumah segala sesuatu kami persiapkan secara maksimal," katanya.
Gubernur Terinovatif itu juga mengapresiasi kepada para penggiat olahraga pada FORNAS VI ini dengan jumlah yang sangat banyak sehingga Provinsi Sumsel menerima Rekor MURI.
"Kurang lebih 12 ribu penggiat olahraga dari 34 Provinsi di Indonesia yang datang kesini, itu luar biasa. Tentu hal tersebut tidak terlepas dari kerja keras semua panitia, kerja keras para sponsor tapi yang paling penting semangat silaturahmi yang dicurahkan masyarakat," terangnya.
Pada penyelenggaraan FORNAS VI di Sumsel, menurut bapak pembangunan Sumsel itu bukan hanya suskes penyelenggaraannya tapi juga sukses dalam prestasi serta kebangkitan ekonomi.
"Mungkin jauh berbeda dari sebelum- sebelumnya. Bukan dari gemerlapnya panggung tapi terlihat antusias masyarakat yang menunjukan semangat karena para pendantang sehingga kuliner serta perhotelan menunjukan peningkatan," tutup Herman Deru.
Dikesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Hukum Kemenpora RI Samsudin mengatakan FORNAS VI di Sumsel merupakan kebanggaan bagi olahraga masyarakat.
"Pak Gubernur Herman Deru memberikan nuansa luar biasa terhadap FORNAS VI ini. Ada makna luar biasa dari kegiatan ini untuk kemajuan olahraga masyarakat," paparnya.
Apalagi, dia menyebut, FORNAS VI di Sumsel dirasa lebih meriah dari gelaran PON beberapa waktu lalu di Papua.
"Pada PON Papua lalu, kontingennya 4 ribu. Namun pada FORNAS VI Sumsel ini, kontingennya mencapai 12 ribu. Ini tiga kali lipat dari PON Papua," jelasnya.
Dia menegaskan, Kemenpora sendiri semaksimal mungkin akan terus mendukung kegiatan positif ini.
"Karena ini menjadi indikator majunya pembangunan di Indonesia dan di daerah. Semoga FORNAS VI ini dapat menjadi acuan sehingga kedepan FORNAS ke VII di Jawa Barat nanti spektakuler," pungkasnya.
Penutupan Fornas VI ini ditandai dengan pelepasan busur panah ke sasaran oleh Gubernur Sumsel Herman Deru dan pertunjukan kembang api.